Site icon Berita Kota Makassar

Ratusan Rumah Warga Rusak Sidrap

SIDRAP, BKM — Sejumlah rumah warga Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap rusak dan nyaris tenggelam akibat banjir, Selasa (14/7).
Banjir yang terjadi sejak dua bulan terkahir akibat luapan danau Sidenreng terus naik ke pemukiman warga hingga merendam 260 rumah warga dan 840 haktare (ha) sawah di Kecamatan Panca Lautang.
Ketinggian banjir di Kelurahan Wette’e antara 1-3 meter. Banyak warga yang mengungsih ke rumah keluarga yang tidak terkena banjir.Sebagian masih memilih bertahan dengan menggunakan bambu yang sudah dirakit untuk beraktivitas. Syarif warga Wette’e mengaku, banjir ini terjadi sejak dua bulan terakhir dan airnya naik turun.
“Tapi sekarang naik lagi bahkan sudah masuk di dalam rumah. Kami terpaksa menggunakan bambu yang dirakit untuk tempat tidur,” ujarnya Selasa, kemarin.
Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang menyampaikan, bahwa pemerintah telah melakukan pendataan terhadapat jumlah warga yang terdampak banjir dan secepatnya akan menyalurkan bantuan.
“Kami turun memantau dan mencatat kebutuhan mendesak warga yang terdampak banjir,” katanya.
Siara menyampaikan rumah yang terkena banjir sebanyak 360 unit rumah dan 1.463 haktare (ha) sawahtergenang.
Hal itu terjadi di lima desa/kelurahan di Kecamatan Tellu Limpoe dan Panca Lautang. Banjir terparah di Kelurahan Wette’e dan Teteaji. Pemkab Sidrap terus memberi perhatian serius terhadap banjir yang terjadi di empat wilayah saat ini. (ady/D)

Exit mobile version