PAREPARE, BKM — Dandenzibang 2/XIV Hasanuddin membangun 20 unit kamar Mandi Cuci Kakus (MCK) di lokasi banjir Masamba Luwu Utara, Sabtu (18/7). Pembangunan MCK guna mencegah terjadinya penyakit diare di area pengungsian.
Komandan Detasemen Zeni Bangunan (Dandenzibang) 2/XIV Hasanuddin Letkol Czi Satar Budiharianto memimpin langsung personel TNI di lokasi pengungsian.
Menurut Letkol Satar sebanyak 20 unit MCK dibangun di Dusun Meli. Dari 20 MCK tersebut — 10 unit untuk pria dan 10 unit untuk wanita. Pembangunan MCK disesuaikan dengan kebutuhan pengungsi. Apalagi saat ini pengungsi sangat butuh MC agar dapat dapat BAB dengan nyaman.
Selain MCK juga membuat bak penampungam air bersih untuk melayani para pengungsi dan relawan di Dusun Meli.
Sementara salah seorang pengusaha asal Sidrap H Rachman Sikang yang sudah puluhan tahun menjadi pengusaha di Masamba ikut menjadi korban.
“Musibah Masamba sama dengan saudara kita di Palu beberapa waktu lalu. Usaha pabrik coklat yang dikelola bersama adiknya H Rudi Sikang rata tertimbun lumpur,” ujar Rachman.
Menurutnya ada sungai yang sering dilalu selama ini dengan kedalaman tujuh meter kini tersisa satu meter karena tertimbun longsor. ”Syukur jiwa kami selamat bersama saudara dan keluarga,” tandas Rachman. (mup/C)