Site icon Berita Kota Makassar

Gaji Tak Dibayar, Tenaga Honorer Tinggalkan Ruangan

TAKALAR, BKM — Masyarakat Kabupaten Takalar yang hendak melakukan pengurusan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Takalar terpaksa meninggalkan kantor tersebut.
Karena puluhan tenaga honorer yang ditugaskan melayani masyarakat keluar meninggalkan ruangan masing-masing. Sehingga pelayanan kependudukan dan catatan sipil lumpuh total.
Lumpuhnya pelayanan di kantor tersebut lantaran puluhan tenaga sukarela mendatangi kediaman pribadi kepala Dinas Dukcapil yang terletak di BTN Balinda, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, untuk mengadukan nasibnya.
”Kami terpaksa tidak berkantor dan sengaja mendatangi rumah kepala dinas untuk menyampaikan nasib kami dan meminta solusi dari ibu Kadis selaku pimpinan tertinggi di Disdukcapil Takalar terkait honor kami yang belum dibayarkan,” kata salah seorang tenaga honorer yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (21/7).
Kepala Disdukcapil Kabupaten Takalar, Hj Faridah Kasim, membenarkan kalau pelayanan tidak berjalan di kantor tersebut. Karena pegawai yang pada umumnya adalah tenaga honorer meninggalkan kantor terkait honor mereka yang belum dibayarkan.
”Mereka mengadu, soal honor yang belum diberikan. Sehingga mereka meninggalkan tugasnya dan sampai hari ini, kami tetap berupaya agar honor mereka diberikan sebelum mereka diberhentikan,” ucap Hj Faridah Kasim.
Diketahui, sebanyak kurang lebih 50 tanaga honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun, namun mereka mulai kecewa karena disuruh berhenti sebagai tenaga honorer dengan alasan belum memiliki surat keputusan (SK) bupati tahun 2020. (ira/mir/c)

Exit mobile version