Site icon Berita Kota Makassar

Kejari Takalar Rayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 Tahun

TAKALAR, BKM — Momentum perayaan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 tahun berlangsung sederhana di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Rabu (22/7). Perayaan ini dihadiri sejumlah Forkopimda dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Takalar. Termasuk Wakil Bupati Takalar, H Achmad Daeng Se’re.
Seiring berjalannya waktu hingga usia Korps Adhyaksa sudah terbilang uzur, elemen masyarakat Takalar mempertanyakan eksistensi Kejaksaan Negeri Takalar dalam menangani sejumlah kasus yang hingga saat belum memiliki kepastian hukum.
”Sejumlah kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Takalar hingga saat ini belum ada yang terang benderang penanganannya. Padahal, laporan tertulis dilengkapi data sudah lama dilaporkan. Termasuk kasus dugaan korupsi dana BOS,” kata Ketua Gerakan Rakyat Menagih Janji, H Imran Tola.
Bukan hanya itu, selain kasus dugaan korupsi dana BOS yang mandek di tangan kejaksaan, kasus dugaan kredit macet milik Bank BPR Galesong yang telah memeriksa sejumlah pihak terkait pengelola Bank BPR Galesong, mulai tenggelam di permukaan hasil pemeriksaannya.
”Kami minta Kejaksaan Negeri Takalar menuntaskan kasus yang telah ditanganinya. Sehingga tidak memunculkan persepsi negatif di masyarakat,” tutur Direktur Lembaga Bangun Desa Sulawesi (Lambusi), Nixon Sadli Karma.
Sementara itu, Wakil Bupati Takalar, H Achmad Dg Se’re, saat memberi sambutan mengatakan, dalam pemerintahan senantiasa bersama. Dengan jajaran Forkopimda, harus bekerjasama dengan baik dan terus bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Takalar.
”Diusia yang matang ini, kita harap ke depan kejaksaan terus maju dan mengawal kita semua dalam penegakan hukum di Takalar,” harap Wabup Takalar.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Syafril, dalam sambutannya, mengemukakan, dengan peringatan ini silaturahmi dapat terus terjalin dan dapat bekerjasama dalam membangun Republik Indonesia, baik sebagai pengacara negara maupun penegak hukum.
”Dalam melaksanakan tugas dan kegiatan sehari-hari, kita tidak dapat bekerja sendiri. Dengan kebersamaan dan kerjasama yang baik, semua yang kita kerjakan terasa ringan dan dapat diselesaikan dengan baik. Untuk itu, mari kita jaga kebersamaan,” tegas Kajari Takalar. (ira/c)

Exit mobile version