Site icon Berita Kota Makassar

Jalan Penghubung Empat Dusun Memprihatinkan

ENREKANG, BKM — Jalan menuju empat dusun Desa Parombean, Dusun To’collo Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang tak tersentuh Dana Desa (DD) dari APBN kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Padahal dana desa yang dikucurkan setiap tahun sebesar Rp 960 juta. Ironisnya jalan penghubung di empat dusun tersebut, yakni Dusun Buntu Limbong, Pa’tongan, Bungu Mendoe dan Dusun Le’tobarak rusak parah dan sulit dilalui.
Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga empat dusun untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar karena kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur sulit dilalui roda dua dan roda empat.
Warga setempat Eno mengatakan saat musim hujan, jalan tersebut sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat setempat untuk mebawa hasil pertanianya ke pasar.
“Kalau hujan kendaraan sulit melintas dijalan itu karena becek,” ujar Eno, Kamis (22/7).
Eno mempertanyakan kepada Pemdes setempat kapan jalan yang menuju ke kampungnya tersebut diperbaiki.
Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Enrekang, Zubedah Bando menjelaskan DD diprioritaskan untuk perbaikan infrastruktur jalan. Dalam UU No 6 tahun 2014 tentang desa. Nampaknya pemerintah desa setempat tidak memprioritaskan perbaikan jalan tersebut selama ini.
“DD diproyitaskan untuk perbaikan jalan,seperti lorong-lorang dan jalan tani yang ada di desa,” jelas Zubedah Bando dibalik telpon genggamnya. (her/C)

Exit mobile version