Site icon Berita Kota Makassar

Pemkab-Kementerian PPN Bahas Ketersedian Pupuk

SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap berpartisipasi pada pertemuan penutupan program Responsif Innovation Fund (RIF) tahap II secara daring yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Kamis (23/7).
Pertemuan diikuti OPD terkait di Lantai 3 Kantor Bupati Sidrap. Tampak hadir, Kepala Bappelitbangda, Andi Muh Arsjad, Kadisdagperin, Ahmad Dollah, Kadis Koperasi UKM Nakertrans, Andi Safari Renata, Kadis Pemdes PPA, H Abbas Aras dan Sekretaris DPHPKP, Ibrahim.
Program RIF merupakan proyek Proyek Dukungan Nasional untuk Pengembangan Iklim Usaha Daerah/Dukungan Nasional untuk Pengembangan Ekonomi Daerah dan Regional. Program ini merupakan kerjasama Pemerintah Indonesia melalui Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).
Kabupaten Sidrap terpilih dalam pelaksanaan RIF tahap II bersama Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Manokwari pada tahun 2019 lalu.
Kepala Bappelitbangda, A Muh Arsjad mengungkap, Sidrap sebagai daerah agraris dan lumbung pangan di Sulsel bahkan Indonesia timur, memiliki kebutuhan besar terhadap pupuk.
“Kehadiran RIF di Kabupaten Sidrap yang fokus pada tanaman pangan organik, menjadi solusi alternatif dalam mengurangi ketergantungan pupuk organik,” jelas Arsjad.
Ia juga mengungkap, program tersebut sangat mendukung program pemerintah daerah sehingga diharapkan ada keberlanjutan program. (ady/C)

Exit mobile version