Site icon Berita Kota Makassar

Pertanyakan Arah Dukungan Nasdem di Bulukumba

BULUKUMBA, BKM–Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Kabupaten Bulukumba, Kamaluddin Jaya mempertanyakan arah dukungan partainya di pemilihan bupati (pilbup) Bulukumba.
Pertanyaan itu dialamatkan kepada DPW Partai Nasdem Sulsel dan DPP Nasdem.
Hal itu disampaikan sebab anggota Fraksi Nasdem telah massif terlibat melakukan konsolidasi bersama salah satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yakni Askar HL-Arum Spink.
Sementara Ketua OKK Nasdem, Tobo Kaharuddin baru-baru ini menegaskan bahwa belum ada rekomemdasi Partai Nasdem untuk pilbup Bulukumba.
Bahkan kata Tobo, belum diputuskan sama sekali siapa yang akan di usung oleh Nasdem di pilbup mendatang.
“Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai. Saya perlu pertanyakan ini ke partai karena anggota Fraksi sepertinya sudah terlibat melakukan konsolidasi dengan salah satu kandidat pasangan calon, namun sampai sekarang belum ada kejelasan dari DPW maupun DPP Nasdem,” kata Kamaluddin Djaya, Kamis (23/7).
Sebelumnya Tobo mengatakan ada dua pilihan Nasdem di Bulukumba, Arum Spink dan Tomy Satria. Keduanya adalah kader Partai Nasdem.
“DPW dan DPP Nasdem mestinya memberikan penegasan siapa sebenarnya yang diusung. Sehingga konsolidasi yang dilakukan kader dari anggota fraksi ini bisa dibenarkan,” ungkapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Kecamatan Bonto Bahari Bulukumba, Hj Kasmirawati menanyakan hal yang sama. Dikatakan Hj. Kasmira bahwa Nasdem harus segera memberikan penjelasan.
Sebab jika benar Nasdem belum mengeluarkan keputusan sementara sudah ada anggota fraksi yang melakukan konsolidasi ke bakal pasangan calon kepala daerah, maka itu merupakan bentuk “perselingkuhan”.
“Kita sebagai kader butuh penjelasan. Karena ada dua hal yang berbeda kita lihat. DPW NasDem Sulsel mengatakan bahwa belum ada keputusan di Pilkada Bulukumba. Sementara Sekretaris NasDem Bulukumba dan anggota Fraksi terlibat ke kandidat lain,” kata Kasmirawati.
Ketua DPC Nasdem Bontotiro Jusmira dan Ketua DPC Nasdem Bulukumpan Andi Agus mengaku masih menahan diri lantaran belum ada petunjuk DPW Nasdem Sulsel.
“Kalau saya simpel saja. DPW Nasdem Sulsel harus memberikan penjelasan,” singkat Andi Agus.
Pasca pemberhetian Tomy Satria Yulianto (TSY) sebagai ketua DPD Nasdem Bulukumba dan digantikan oleh Arum Spink membuat sejumlah pengurus ada yang hengkang atau keluar dari jajaran kepengurusan.
Berdasarkan data yang dihimpun sejumlah kader yang mundur yakni wakil Ketua Nasdem Bulukumba HAM, Juharta, Syamsul Bahri Majjaga, Sukardi dan Banri Alang
Sekretaris Nasdem Bulukumba, Imran menegaskan jika ada yang meninggalkan partai dia anggap itu bukan kader, karena apapun putusan partai jika dia tidak setujuh maka dia tetap bersama partainya. “Yang namanya kader orang mengikuti partai kerena idiologinnya. Kalau dia keluar dengan alasan tidak menghargai putusan partai berarti dia saya anggap dia bukan kader,” katannya.
Meski demikian, Imran belum mengetahui siapa saja yang telah mundur karena dirinya belum melihat surat pengunduran diri.
“Kalau dia pengurus harus memperlihatkan bukti penguduran dirinya. Kalau dia bukan pengurus ngapain,” ucapnya.
Arum Spink mengatakan jika ada orang yang ingin bergabung dan mundur dari partai itu dijamin oleh undang-undang, jika dia menggunakan hak mereka. “Jadi kita hargai semua sikap yang ditunjukkan,”jelas anggota DPRD Sulsel dua periode ini. (min/rif/c)

Exit mobile version