GOWA, BKM — Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban sisa tujuh hari lagi. Jajaran Dinas Peternakan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Gowa mulai melakukan pemeriksaan sapi-sapi milik peternak khususnya yang menjual sapi kurban.
Pada Kamis siang (23/7), tim Keswan Disnakbun Gowa melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan kurban khususnya sapi. Tim Keswan dipimpin Kepala Disnakbun Gowa, Suhriati, menyasar sejumlah peternak/pedagang sapi di poros Jalan Hertasning Baru atau di Jalan Tun Abd Razak, Kelurahan Paccinongang dan Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu.
Salah seorang penjual sapi di Jalan Tun Abd Razak, Rahmat, mengatakan, jelang Idul Adha tahun ini, penjualan menurun drastis hingga 75 persen dibanding tahun lalu. Minat berkurban melemah disebabkan pandemi Covid-19.
”Sekarang ini, untuk sementara yang ada di kandang kami sebanyak 138 ekor sapi. Yang terjual hingga saat ini baru 100 ekor. Jumlah pembeli ini sebenarnya sangat kurang. Karena idul kurban tahun-tahun kemarin, penjualan kami bisa sampai 400-an ekor sapi. Kami baru bisa mendatangkan stok sapi lagi jika penjualan kami sudah mencapai 90 persen,” jelas Rahmat mendampingi ayahnya Bakri sebagai juragan sapi.
Di tempat yang sama, Kepala Disnakbun Gowa, Suhriati, menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pendataan di 18 kecamatan, stok hewan kurban jenis sapi sebanyak 6.112 ekor dan kambing 575 ekor.
”Stok hewan kurban tahun 2020 ini sangat mencukupi. Untuk kesehatannya kita saat ini mulai turun melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah hewan kurban ini layak atau tidak. Apabila hewan kurban terjangkit satu penyakit, maka kami beritahu peternaknya agar tidak dijual,” jelas Suhriati.
Suhriati menjelaskan, ciri sapi sehat terlihat dari penampilan fisiknya. Seperti mata cerah, berdiri kokoh, kulit dan bulunya bersih dan mengkilap serta hidungnya terlihat seperti basah (tidak boleh kering).
Selain ketersediaan stok dan kesehatan hewan kurban, Suhriati juga memastikan di Gowa ini tidak ada penyakit antraks yang kerap menyerang hewan sapi. (sar)
Tim Disnakbun Gowa Periksa Kesehatan Hewan Kurban
