MAKASSAR, BKM– Laman website milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar diretas.
Itu menandakan lemahnya sistem perangkat lunak milik pemerintah.
Selama tiga hari terakhir, laman dukcapil.makassar.go.id yang merupakan pintu gerbang bagi Dukcapil untuk login ke pengurusan dokumen penting tidak bisa dibuka alias terblokir. Akibatnya, masyarakat tidak bisa mengakses layanan yang diberikan OPD tersebut. Termasuk kepengurusan dokumen pribadi. Pelayanan administrasi dan kependudukan pun sempat terhenti.
Saat dihubungi, Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady mengaku, pihaknya saat ini masih melakukan perbaikan. Kuat dugaan laman tersebut kena hack atau diretas oleh oknum tak dikenal.
“Jadi begini, jika kita masuk ke website kita harus masuk di gerbangnya, nah gerbang inilah yang diblokir. Nah pelayanan tidak berhenti sampai di situ, kita juga punya pintu cadangan untuk masuk di websitenya,” ujar Puspa Kamis, (23/7).
Mengantisipasi agar pelayanan publik tetap berjalan, Puspa mengaku telah membuka laman website lain sebagai gerbang kedua agar bisa masuk di website utama. Masyarakat boleh menggunakan aplikasi melalui dukcapilmakassar.co.id/app.
“Website samping itu kita gunakan sementara sebagai gerbang awal website dukcapil Makassar,” kata Puspa.
Lantas apakah ada data elemen pribadi penduduk yang bisa diretas? Puspa menjelaskan jika tak ada data penting yang bisa diretas dalam pemblokiran gerbang website tersebut. Karena kata dia, laman itu hanya gerbang awal untuk membuka kepengurusan.
“Kalau soal data kan di situ tidak ada ji data elemen rahasia negara. Di website yang diblokir itu hanya sekedar pintu masuk ke pendaftaran kepengurusan dokumen kependudukan, jadi aman ji, insyaallah tidak ada kebocoran data,” terangnya.
Puspa berharap, laman website yang diretas selama tiga hari itu segera dikembalikan.
“Insyaallah, kita sudah berusaha selama dua hari ini untuk kembalikan lagi laman website kita. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa teratasi,” pungkasnya.
Terpisah, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menekankan agar seluruh OPD khususnya yang berkaitan dengan pelayanan umum, untuk menguatkan sistem pelayanan publik secara online.
“Saya kira memang yang namanya website atau yang berhubungan dengan internet, itu bisa saja dengan mudah diretas. Untuk itu saya tekankan agar seluruh OPD memperkuat locksistem di semua laman kegiatan di jejaring internet,” jelasnya. (rhm)
Website Disdukcapil Makassar Diretas
