Site icon Berita Kota Makassar

Aplikasi eHDW Dukung Advokasi Cegah Stunting

BULUKUMBA, BKM — Aplikasi Human Development Worker (eHDW) diharapkan mempermudah tugas dan fungsi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam melakukan pencegahan
stunting.
Dengan adanya aplikasi mobile, Pemkab Bulukumba berharap para KPM lebih efektif melakukan advokasi kepada pemerintah desa, khususnya upaya pencegahan stunting secara nasional.
Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, Kemendes PDTT RI telah menetapkan prioritas penggunaan dana desa pada dua hal sesuai Permendes Nomor 6 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.
Kedua pertauran tersebut menjelaskan dana desa dialokasikan untuk pencegahan Covid-19 serta pencegahan stunting.
“Pendamping adalah orang terdepan yang akan membantu pemerintah melalui jalur desa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah dikembalikan KPM atau pendamping desa,” ujar Tomy Satria dalam sambutannya saat membuka pelatihan KPM Region Gantarang, Kindang dan Ujungloe di Gedung PKK Kabupaten Bulukumba, Kamis (23/7).
PKM juga mesti fokus pada penerapan aplikasi ini eHDW dalam pelaporan konvergensi pencegahan stunting di desa.
“Kami juga berharap akan muncul kerja cerdas, kerja ikhlas yang nantinya akan menghasilkan sebuah kerjasama yang baik, yang betul-betul diharapkan pemerintah daerah,” ujar dia.
Kadis PMD Andi Kurniady mengatakan ke depan akan dibangun silaturahmi dan sinergitas yang baik antara pendamping desa, pemerintah desa dan Dinas PMD. (min/C)

Exit mobile version