Site icon Berita Kota Makassar

Diketuai Dirut, Seleksi Calon Anggota Baru oleh Direktur SDM

MAKASSAR, BKM — Di tengah pandemi covid-19, warga berusaha untuk menjaga imun atau daya tahan tubuh dengan rutin berolah raga. Salah satu olah raga yang saat ini cukup populer adalah bersepeda.

Hampir setiap hari, mulai subuh hingga malam, pesepeda ditemukan sedang ‘gowes’ di jalan-jalan. Komunitas sepeda pun bermunculan. Warga yang hobi bersepeda membentuk grup-grup berdasarkan kesamaan profesi, tempat tinggal, dan lainnya.
Salah satu komunitas sepeda yang cukup eksis melaksanakan gowes adalah JLB, yang merupakan singkatan dari Jangan Lupa Bahagia. Komunitas ini didominasi oleh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Makassar dari berbagai tingkatan jabatan. Mulai ASN biasa hingga pejabat eselon II.
Komunitas sepeda JLB sudah terbentuk sejak Desember dua tahun lalu, dan dikomandoi oleh Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar Andi Bukti Djufrie.
Ditemui di sela-sela kesibukannya belum lama ini, Andi Bukti mengatakan bersepeda merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Olah raga untuk menjaga kesehatan, sekaligus bisa menghilangkan stres.

Berbeda dengan komunitas sepeda lainnya, struktur kepengurusan JLB terkesan profesional. Diketuai seorang direktur utama yakni Andi Bukti Djufrie, kemudian ada juga direktur teknik, direktur keuangan, hingga direktur SDM yang menyeleksi keanggotaan atau calon anggota yang akan ikut bergabung.
“Kalau JLB, anggotanya ada sekitar 50-an. Didominasi ASN Pemkot Makassar. Ada dari kecamatan, kelurahan, keuangan, bagian perlengkapan, kepala OPD, dan beberapa kepala dinas,” ungkap Andi Bukti.
Dia mengatakan, tujuan dibentuknya komunitas itu selain ajang untuk menjaga kesehatan, menghilangkan stres, juga untuk menjalin silaturrahmi dengan sesama penikmat olah raga ini. Rata-rata yang bergabung di JLB adalah pemilik sepeda lipat.
Hampir setiap pekan, Sabtu dan Minggu, anggota JLB melakukan serangkaian perjalanan dengan jarak tempuh sekali gowes sekitar 30 km. “Yang paling jauh pernah kami bersepeda ke Bantimurung,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, sambil bersepeda, mereka bisa menikmati suasana dari wilayah-wilayah yang dilewati. Tak jarang, masuk keluar lorong, melipir ke pinggiran kota menikmati keindahan alam, dan banyak pengalaman menarik lainnya.
Sambil bersepeda, mereka kadang bertukar pikiran antarsesama anggota komunitas. Sementara, untuk berhubungan dan berbagi informasi sesama anggota, mereka membuat grup whatsapp khusus.
Untuk menyalurkan hobi bersepedanya itu, Andi Bukti sendiri memiliki dua unit sepeda merek Brompton. Masing-masing tipe Ekspolre dan Lion City. (rhm)

Exit mobile version