Site icon Berita Kota Makassar

Pemkab MoU BBIHP Tingkatkan Komoditas

BANTAENG, BKM — Pemkab Bantaeng berupaya meningkatkan keanekaragaman komoditas pada sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perikanan, perkebunan maupun kehutanan.
Untuk mewujudkan hal tersebut pemkab bekerjasama Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) Makassar.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Bantaeng, RD H Ilham Azikin, dengan Kepala BBIHP Makassar, Tirta Wisnu, Rabu (12/8).
Sentra kopi merupakan salah satu fokus sasaran pengembangan komoditas. Dimana Bantaeng sudah dikenal sebagai kabupaten penghasil kopi diera tahun 1970-an.
Meski demikian, bukan berarti mengenyampingkan komoditi lainnya. Pemkab dan BBHIP justeru berkeinginan menggali dan mengembangkan cokelat dan tanaman obat.
Tirta berharap, melalui MoU ini, bisa mendorong potensi substitusi impor sebesar 35 persen. “Kita bangun pangan lokal, bangkitkan kejayaan kopi, coklat, dan tanaman obat Indonesia. MoU ini menjadi langkah awal kita membangun potensi industri berbasis kearifan lokal”, katanya.
Bupati menyambut, bahwa program pengembangan dan pengolahan komoditi kopi di Bantaeng, diharapkan dapat menjadi bagian dari peningkatan kesejahteraan petani pada sektor perkebunan dan peningkatan SDM petani dan pelaku IKM kopi di Bantaeng.
Penandatanganan ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bibit kopi oleh Bupati dan Penyerahan KUR oleh Bank Mandiri untuk Petani Kopi di Desa Bonto Tappalang, Kecamatan Tompobulu. (wam/C)

Exit mobile version