SOPPENG, BKM — Perayaan HUT RI ke 75 di Kabupaten Soppeng dirayaklan secara sederhana. Tidak ada lomba, tidak ada karnaval yang menghiasi seluruh kota seperti tahun-tahun sebelumnya hingga kepelosok desa. Perbedaan itu karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.
Pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih dibatasi, peserta upacara hanya terdiri dari satu peleton TNI, Polri dan Pol PP dan 15 Orang ASN. Pasukan pengibar bendera hanya tiga orang dan upacara menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak dan memakai masker.
Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak bertindak sebagai Irup pada peringatan HUT RI ke-75. Sebagai Komandan upacara dari Dandim 1423 Soppeng Kapten (Inf) Irfan Nazir.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Soppeng mengatakan peringatan HUT RI hari diselimuti rasa haru karena berbeda pada tahun sebelumnya.
“Kondisi saat ini berperang tidak semestinya mengangkat senjata seperti para pahlawan kusuma bangsa tapi harus mematuhi protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, cuci tangan serta jaga kebersihan lingkungan.
Memasuki kondisi fase New Normal,serta berbagai kegiatan pihaknya mengajak semua pihak bersatu padu melawan Covid-19 yang merupakan musuh yang tidak berwujud. (ono/C)
