Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Pasar Bacan Ditata Ulang

MAKASSAR, BKM–Komisi B Bidang Ekonimi dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, menyempatkan melakukan sidak ke Pasar Bacan dalam wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8).
Mereka menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat (RDP) bersama warga Jalan Bacan, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo terkait kesemrautan pengelolaan pasar dan batas-batas wilayah pasar.
Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile, mengatakan, atas laporan warga dan pedagang, dewan mengharapkan adanya kerjasama dari pemerintah kota dan pengelola pasar agar kondisi pasar ditata ulang kembali.
Hal ini bertujuan agar kondisi pasar bisa lebih rapi dengan mengutamakan kebersihan dan kenyamanan. Tidak seperti saat ini kondisinya sembraut.
“Adanya laporan warga, kita cek langsung di lokasi. Memang kondisi pasar terlihat semrawut, karena ada aktifitas lain di luar pasar, misalnya ada apotek dan klinik. Nah ini yang perlu ditata. Bentuknya seperti apa?, pemerintah harus turun ke lokasi,” ungkapnya.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, William Laurin juga mengatakan, dari hasil RDP sebelumnya, dewan meminta komitmen awal pengelola dan warga soal batas batas wilayah pasar atau lapak bejualan para pedagang. Persoalan kesemrawutan yang terjadi selama ini, akibat dari kurangnya ketegasan dari pengelola terkait batas wilayah pedagang yang dilanggar.
“Ini pertemuan kami kedua, sebelumnya kami sudah panggil RDP dan sekarang tindaklanjut dari hasil sidak ini kita minta tata ulang. Karena memang saat kami ada disini melihat langsung kondisi pasar,” bebernya.
“Ada beberapa pedagang yang masih berjualan diluar batas yang telah disepakati, kami akan mendorong pemerintah setempat dan pengelola untuk segera menyikapi hal tersebut dengan tata kelola yang lebih baik,”tambahnya. (ita)

Exit mobile version