BULUKUMBA, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Anwar Purnomo mengaku pernah digoda masyarakat agar dirinya maju pada pemilihan bupati (pilbup) Bulukumba 2020.
Andi Aan-panggilan akrab Andi Anwar Purnomo digoda baik untuk maju sebagai bakal calon bupati maupun posisi calon wakil.
Hanya saja Andi Aan, menolak dengan alasan menjaga amanah warga Bulukumba.
“Saya ini dipilih oleh masyarakat, didominasi oleh masyarakat Bulukumba. Jadi suatu waktu saya ditanya kenapa tidak maju di pilkada Bulukumba? Saya jawab bahwa saya menjaga amanah, harga diri dan gengsinya orang Bulukumba di DPRD Sulsel. Ada amanah di pundak kita, bayangkan kalau saya orang Bulukumba kemudian diganti oleh orang lain karena maju Pilkada,” ungkapnya di Kindang, Jumat (22/8).
Padahal berdasarkan perolehan suara pada Pileg 2019 lalu, Andi Aan paling pantas maju di pilbup Bulukumba. Ia merupakan peraih suara terbanyak lebih dari 27.000 suara.
Namun ditegaskan Andi Aan ada ekspekatasi dan harapan pemilihnya pada Pileg lalu yang perlu dijaga. Pemilih itu didominasi warga Bulukumba.
“Saya tidak ingin mengecewakan warga Bulukumba jika kursi yang kita miliki berpindah ke daerah lain. Izinkan saya tetap menjaga amanah di DPRD Sulawesi Selatan,” ungkapnya.(min/rif/d)
Tolak Maju di Pilbup Karena Amanah
