Site icon Berita Kota Makassar

Lutim Berlakukan Satu Data Indonesia

MALILI, BKM — Berdasarkan Perbup Luwu Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lutim bekerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pusat Statistik (BPS), dan SKPD menggelar Rapat Perencanaan terkait Satu Data Kabupaten Luwu Timur, di Gedung Media Center Kominfo baru-baru ini.
Satu Data Kabupaten Luwu Timur merupakan kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, terintegrasi dan dapat diakses oleh pengguna data, sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan melalui perbaikan tata kelola data Pemerintah daerah.
Perencana Muda BapelitBagda, Mujahid menyampaikan, pihaknya berharap dengan rencana kondisiuner pembangunan jangka menengah untuk periode kedepan, betul-betul bidang statistik ini membuat rencananya lima tahun secara baik.
“Dengan berpedoman terhadap sikap masif, melihat juga beberapa referensi terkait tindakan-tindakan peraturan Perundang-Undangan, itu perlu ada rencana aksi jadi supaya terarah,” jelasnya.
Mujahid menambahkan, terdapat enam point yang menjadi permasalahan penyediaan data berkualitas di Lutim, pertama yaitu data yang belum berkualitas (belum memenuhi standar dan tidak memiliki metadata). Kedua, sistem database sektoral yang belum terpadu. Ketiga, belum seragamnya kode referensi atau data induk. Keempat, data yang sulit diakses dan tidak terintegrasi. Kelima, ketidakjelasan unik pengelola data. Dan keenam, keterbatasan Sumber Daya Manusia Pengelola Data.
Sementara Kepala BPS Muhlis mengatakan sesuai Peraturan Presiden, setiap kabupaten di Indonesia harus inovatif. “Dengan adanya satu data di Lutim, nantinya inovasi itu salah satunya akan muncul di Lutim,” katanya.
Kepala Diskominfo Lutim, Masdin mengaku, pihaknya siap mendukung data satu Indonesia ini. (rls)

Exit mobile version