PANGKEP, BKM–Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pangkep Andi Ilham Zainuddin-Hj Rismayani (AIZ-RISMA) akan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Miinggu 6 September 2020.
Tim AIZ-RISMA telah menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pendaftaran. Rapat tim dihadiri salah seorang Ketua tim H Sofyan Syam.
Juru bicara tim AIZ-RISMA, Rahmat Nur membenarkan rencana pendaftaran AIZ-RISMA pada 6 september.
“Rapat pemantapan sudah digelar tim pemenangan. Tetapi sebelum pendaftaran. Pasangan AIZ-RISMA akan menggelar zikir bersama tim pemenangan, pendukung dan masyarakat Pangkep,” ujar Rahmat, Minggu (30/8).
Menurut Rahmat, Zikir diagendakan Sabtu (5/9) malam, kemudian Minggu pagi dilakukan salat duha. Dan pukul 10.00 wita menuju kantor KPU untuk mendaftar.
“Bapaslon AIZ-RISMA mendaftar ke KPU didampingi pengurus dari dua parpol pengusung yakni Golkar yang memiliki delapan kursi serta PAN dengan dua kursi. Jumlah raihan kursi ini sudah melebihi jumlah kursi yang dipersyaratakan sebagai peserta pilkada Pangkep,” pungkasnya.
Sementara itu, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pangkep Muhammad Yusran Lologau-Syahban Sammana (MYL-SS) kembali menunjukkan rasa empati kepada Mantasia, bocah penderita tumor yang berdomisili di desa Tabo-tabo kecamatan Labakkang.
MYL yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Pangkep ini langsung memerintahkan Tim NasDem Peduli untuk menjemput Mantasia untuk dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Kota Makassar.
Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kecamatan Bungoro, Muhammad Tamrin yang juga Kordes MYL-SS Sapanang mengaku dipercaya menjemput Mantasia, atas perintah MYL yang tak lain adalah Ketua DPRD Pangkep.
“Kami bersama Tim NasDem Peduli diperintahkan langsung oleh Muhammad Yusran Lalogau untuk menjemput Mantasia dan mengevakuasi ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk dilakukan operasi,” kata Tamrin, Minggu (30/8).
Tetapi setelah sampai di rumah sakit, kata Tamrin, pihaknya berdiskusi dengan beberapa dokter, keputusannya Mantasia belum bisa dioperasi dengan kondisi yang belum stabil.
“Jadi kami membawa Mantasia pulang dulu sambil menunggu kondisinya membaik, lalu kami bawa lembali ke Makassar,” ujarnya.
Tamrin mengatakan bila pihaknya selalu berkodinasi dengan MYL soal kondisi kesehatan bocah penderita tumor tersebut.
“Saya selaku Kordes MYL-SS dan Tim NasDem Peduli diperintahkan langsung memantau (kondisi kesehatan) anak tersebut karena ini merupakan salah Program Kesehatan MYL-SS jika nanti terpilih menjadi bupati, kita jemput di rumahnya jika ada masyarakat yang sakit, lalu kita bawa pulang ke rumahnya dengan kondisi sembuh, semua gratis,” ucap Tamrin. (udi/rif/c)
AIZ-RISMA Gelar Zikir-Salat Dhuha Sebelum Daftar Ke KPU
