MAMUJU, BKM — Asisten II Pemprov Sulbar Dr Juanda Maulana membuka secara resmi pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Bagi anggota Koperasi di Hotel Marannu Mamuju (26-28). Pelatihan diikuti 30 orang peserta.
Acara pembukaan dihadiri Kadis Perdagangan Perindustrian Koprasi dan UKM DrsH Amir Maricar, MM,serta Kabid Koperasi UKM HJ Rini Lukita Sari, S.Sos MAP.
Sekprov kepada para peserta berharap agar pelatihan perkoperasian bagi anggota koperasi bisa memberi manfaat.
Menurutnya dalam pelatihan dilaksanakan dengan tetap mematuhi pertokoler kesehatan dalam menjaga penularan covid-19.
Dalam kapasitas terhadap jaringan pemasaran masih kurang karena itu salah satunya masih minimnya terhadap kuliatas dan kuantantitas pada perkoperasian sehingga diharapkan kedepan akan lebih maju dan meningkatkan kualitas terhadap para pengurus perkoperasian.
”Kita berharap agar terus belajar. Saat ini tantangan luar biasa karena berhadapan revolusi digital dan daring maka ini adalah tantangan. Kemampuan pemerintah daerah anggaran dalam program yang kurang produktif,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini diharapan dapat meningkatkan daya saing dan kualitas dalam mengelola koperasi.
Pemateri lainya Drs H Akmal Hidayah, MM mengatakan setiap peserta harus mampu meningkatkan kualitas pemahaman pada materi yang telah disajikan. Sehingga nantinya usai kegiatan mampu dilaksanakan secara baik sehingga program pengelolaan koperasi bagi anggota koperasi bisa tumbuh secara baik.
Pemateri lainya Abd Halim menjelaskan apa yang telah diberikan materi ini dalam menunjang terhadap pemahaman peserta tujuannya akan mampu dipahami dan bisa dilaksanakan ketika dia sudah kembali di daerah masing-masing. (ala/D)
