Site icon Berita Kota Makassar

Saya Legowo Batal Diusung Demokrat

POLITISI Partai Demokrat yang juga bakal calon wakil bupati Andi Murniaty Makking akhirnya batal mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba.
Hal tersebut lantaran Murniaty yang juga anggota DPRD Bulukumba ini batal diusung oleh partainya lantaran dirinya bersama politisi Partai Golkar Andi Hamzah Pangki tidak memenuhi syarat koalisi sebagai pasangan claon.
Diakuinya, jika Partai Demokrat sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking (AHP-AMM), namun karena syarat koalisi, maka rekomendasi demokrat beralih ke pasangan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Andi Utta-Edy Manaf).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah menjelaskan, alih dukungan dilakukan karena AHP-AMM dinilai tak mampu mencukupkan partai koalisi.
Sementara disisi lain, pendaftaran calon di KPU sudah kian dekat.
“DPP ambil alih, karena dianggap Andi Hamzah Pangki dan Andi Murniaty Makking belum bisa mencukupkan koalisi. Padahal waktu pendaftaran di KPU sudah sangat mepet. Sehingga DPP minta DPD cari kandidat yang layak dan siap menang,” ujar Ni’matullah, Senin (31/8).
Andi Murniyati Makking yang dikonfirmasi, Selasa (1/9) membenarkan informasi tersebut.
Ia menjelaskan, bahwa Partai Demokrat mengalihkan dukungannya karena hingga kini Partai Golkar belum mengeluarkan rekomendasi.
“Demokrat mengalihkan usungannya karena Golkar belum mengeluarkan rekomendasinya sampai sekarang,” kata Ketua Demokrat Bulukumba itu.
Tapi sebagai seorang petarung, Andi Murniyati mengaku legowo, apalagi dirinya telah membuktikan bahwa Demokrat telah memberikan sinyal baik kepada dirinya selaku pemimpin partai di Bulukumba.
“Jadi saya sebagai ketua partai menegaskan bila apapun usungannya Demokrat pasti saya disitu atau ke HB (Harapan Baru),” kata Andi Murniyati Makking.
Wakil ketua DPRD Bulukumba periode 2014-2019 itu berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karena telah memberikannya kepercayaan untuk mendapat B1 KWK.
Hal tersebut merupakan bentuk penghargaan partai terhadap kadernya yang berkeinginan maju di kontestasi pilkada. “Saya siap kawal (HB) di KPU. Saya sebagai ketua partai berterima kasih kepada ketum Pak AHY sudah berusaha kasi maju kadernya, tapi koalisi tidak cukup,” jelasnya.
“Mungkin Tuhan belum menginginkan saya keluar dari DPRD dan ada jalan lain yang lebih baik. Aminn,” kuncinya.(min/rif/c)

Exit mobile version