Site icon Berita Kota Makassar

Politisi Pekerja Keras Ini Berpulang

MAKASSAR, BKM–Innalillahi Wa innaillahi rojiun, politisi senior, Ince Langke, berpulang ke rahmatullah, Selasa (8/9).Kepergian almarhum memberi duka mendalam bagi rekan-rekannya sesama anggota DPRD Sulsel. Khususnya rekan-rekannya sesama anggota Fraksi Golkar.


BIO DATA ALMARHUM:
-H Ince Langke, S.Pd, MM.Pub
-Tempat /Tanggal Lahir : Selayar, 20 September 1960
-Pekerjaan : Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan
-Pendidikan: SD Negeri 1973 – SMP negeri 1976 – SMA Negeri 1979 – UVRI Makassar- Sarjana 2001 – IMNI Surabaya- Magister 2004.
-Nama Istri : Hj. Mahriani (Almarhum) – Hj Eka Setiawati, SE
-Nama Anak: Ince Aulia Rahman – Bau Kartini Apriliyanti -Riwayat Pekerjan : Pegawai Negeri Sipil 1982-1999 – Anggota DPRD Kab. Selayar 1992-1997 – Anggota DPRD Kab. Selayar 1997-2004 – Wakil ketua DPRD Kab. Selayar 2004-2009 – Anggota DPRD Provinsi SulSel 2009-2014.
-Riwayat organisasi :Wakil ketua DPD II Ampi Selayar 1985-1990 – Ketua DPD KNPI Kabupaten Selayar 1990-1993 – Ketua DPD KNPI Selayar 1993-1996 – Ketua GEMA MKGR 1997-2001 – Wakil Ketua PGRI Selayar 1997-2001 – Ketua PMI Kab.Selayar 1998-2004 – Ketua FKKT kab. Selayar 1998-2004 – Ketua DPD II Golkar Selayar 1998-2004 – Ketua DPD II Golkar Selayar 2004-2009 – Wakil Ketua DPD I Golkar SulSel 2009-2010.

Kepergian almarhum disebabkan serangan jantung saat memberikan saran dan masukan dalam rapat anggaran membahas Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021 di lantai delapan Kantor DPRD Sulsel.
Wakil Ketua DPP Partai Golkar, HA M Nurdin Halid mengaku terkejut mendengar kabar Ince Langke meninggal dunia. Kabar itu ia peroleh dari internal Partai Golkar saat tengah berada di Jakarta.
Nurdin mengaku sangat kehilangan kader dan legislastor terbaik partai yang dinaunginya.
Sosok Ince Langke dimata politisi nasional itu merupakan kader pekerja keras, mampu mengayomi rekan sejawatnya di dewan, khususnya fraksi Golkar. Termasuk banyak berjasa terhadap partai.
“Beliau adalah politisi yang ulet, pekerja keras. Segala urusan yang menyangkut kepartaian dan masyarakat selalu ia tuntaskan dan tak pernah ia mengeluh,” urainya.
Untuk itu, mewakili DPP Partai Golkar, NH menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya legislator DPRD Sulsel Ince Langke.
“Mewakili DPP dan atas nama pribadi serta keluarga, saya ucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Ince Langke Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” ujar NH.
Selain menyampaikan duka cita, NH juga mendoakan almarhum agar diberi keselamatan sebagai ganjaran atas kebaikannya selama di dunia.
“Bagi keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa sabar dan tabah menerima cobaan ini,” tutup dia.
Selain Nurdin Halid, di mata staf sekretariat DPRD Sulsel dan sesama legislator, putra terbaik Kabupaten Selayar ini juga meninggalkan kesan yang mendalam. Selain, sosok yang nyaman untuk ditemani berdiskusi, almarhum juga tidak memilih-milih orang untuk ditemaninya.
Sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Sulsel, M Jabir mengungkapkan, bila almarhum sangat dekat dan nyaman berkomunikasi dengan staf sekretariat dewan. “Pak Ince nyaman diajak berkomunikasi tanpa melihat siapa yang bersamanya ngobrol,”ujar M Jabir yang pernah menjabat Kabag Umum DPRD Sulsel ini.
Kabag Persidangan DPRD Sulsel, Hj Syamsiah juga mengepresiasi almarhum selama mengemban amanah sebagai wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) Jeneponto, Bantaeng dan Selayar ini.
Menurut mantan Kabag Humas DPRD Sulsel ini, Ince langke sangat dekat dengan media.”Beliau tidak pernah sepi di dewan, selalu ada teman diskusi termasuk dengan rekan-rekan wartawan,”ucap Hj Syamsiah.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah Erbe, juga mengakui jika Ince politisi yang sangat baik dan cerdas. Selain karena banyak pengalaman, Ince juga memiliki pengetahuan yang sangat bagus.”Saat rapat banggar, Pak Ince memberikan banyak masukan dan sejumlah solusi, namun tiba-tiba dia jatuh pingsan. Kami yang ada di dalam ruangan langsung memberikan pertolongan darurat, ada yang memegang tangan dan ada pula yang memegang perutnya,”jelas Ni’matullah yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini.
Tiga mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel ikut memuji Ince Langke, yakni Hoist Zulkarnain Bachtiar, Andi Tenri Muntu Djabir dan Haerul Tallu Rahim.
“Saya masih sering berkomunikasi dengan Pak Ince. Baru-baru ini saya berkomunikasi lewat telepon,”ujar Tenri Muntu Djabir.
Hoist juga demikian, mengaku masih sering berkumpul dengan almarhum bersama Andi Hery S Attas, Hengky Yasin dan lainnya.
Debbie Purnama Rusdin, juga mengakui, jika almarhum adalah sosok yang baik dan pribadi yang sangat hangat.
“Saya sangat kaget mendengar berita duka ini. Saya masih sempat berdiskusi melalui pesan grup whatsapp, kemarin, ” kata Debbie, saat diminta tanggapannya soal sosok almarhum di rumah almarhum di Kompleks Bumi Permata Hijau (BPH), Jalan Talasalapang.
Debbie dan Ince Langke memang sama-sama satu fraksi dan berada dalam komisi yang sama.
Ince Langke, meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Awal Bros, Makassar. Ince Langke mulanya pingsan saat mengikuti rapat anggaran.
Saat sedang berbicara, tiba-tiba Ince Langke terjatuh lalu pingsan. Beberapa staf DPRD berusaha membangunkannya dan menolongnya sembari menepuk-nepuk dada dan tubuhnya, agar bisa sadar.
Rapat Banggar tersebut langsung bubar. Sementara sebagian anggota dewan ada yang memilih keluar ruangan. Namun, ada pula yang berusaha menolongnya untuk tetap sadar. Tetapi tidak kunjung sadar sampai akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Di Rumah Sakit Awal Bross, dokter dan tim medis lainnya berusaha menyelamatkan Ince langke. Hanya saja, Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel itu tidak menemui hasil, Ince Langke meninggal dunia sekitar pukul 13.30 Wita.
Humas RS Awal Bros, Surachmat membenarkan kabar duka tersebut. Dia mengatakan Ince Langke meninggal dunia karena serangan jantung.
“Iya meninggal dunia dan sudah tidak dapat diselamatkan.”Kami sempat melakukan pertolongan selama setengah jam, tapi sudah tidak tertolong,” ungkap Surachmat.
Ince Langke dikenal sebagai politisi ulung. Beliau dua periode menjadi anggota DPRD Selayar dan pada periode ketiga menjabat sebagai Ketua DPRD Selayar.
Pada pemilu legislatif (Pileg) 2009, Ince Langke terpilih sebagai anggota DPRD Sulsel. Mantan Ketua DPD II Golkar Selayar ini lalu terpilih kembali sebagai anggota DPRD Sulsel pada Pileg 2019 lalu.
Sebelumnya, Ince Langke juga pernah maju sebagai calon Bupati Selayar pada 2010 namun kalah dari pasangan Syahrir Wahab – Saiful Arif.
Selain itu, almarhum juga pernah menjabat Ketua DPD KNPI Selayar dan anggota DPRD Sulsel 2019 hingga sekarang serta menjabat sebagai Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel 2014 hingga sekarang.(jun-rif)

Exit mobile version