Site icon Berita Kota Makassar

Pasokan Air Bersih di Utara dan Timur Kota Menurun

MAKASSAR, BKM–Kota Makassar sudah memasuki musim kemarau. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jika kemarau panjang sebagian wilayah di Kota Makassar kesulitan air bersih yang disuplay dari Perumda Air Minum atau PDAM Makassar. Saat ini debit air mulai mengalami penurunan, khususnya yang dialirkan ke wilayah Makassar bagian timur dan utara.

Kondisi itu dipengaruhi makin berkurangnya air baku yang diolah. Sehingga produksi air bersih ke rumah pelanggan tidak normal seperti biasanya.
Salah seorang warga yang bermukim di BTP Blok F, Zainnuddin mengaku air PDAM sudah sejak lama tidak mengalir bagus di rumahnya.
Kalaupun ada yang bisa ditampung, harus dilakukan susah payah karena air baru mengalir tengah malam.

“Haruski begadang kalau mau dapat air bersih. Itupun sudah pakai pompa air tapi alirannya kecil,” keluhnya.
Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Rusli mengatakan wilayah yang masuk Utara dan Timur itu berada di Kecamatan Ujung Tanah, Tallo, Tamalanrea, dan Biringkanaya,” ujarnya.
Menurut Rusli, terjadi penurunan suplai hingga 20 persen dari total produksi 1.300 liter perdetik.
Adapun sumber air yang dimaksud ini khusus sumber air di Sungai Leko Pancing, Maros.
Sementara sumber di Sungai Jeneberang, Somba Opu, dan Moncong Loe masih dalam kondisi normal.
“Jadi yang terjadi sekarang, itu belum terasa. Artinya masih bisa di suplai dari sumber lainnya,” ujarnya.
Meski begitu, PDAM telah menyiapkan skenario bagaimana agar pelanggan tetap mendapatkan air bersih meski dalam kondisi kemarau.
Upayanya, dengan mengadakan suplai air tangki ke pemukiman warga.
“Semua akan terlayani. Caranya mengorder dengan cukup lapor di Kantor PDAM pusat. Kita gratiskan yang dilayani,” paparnya.(rhm)

Exit mobile version