Site icon Berita Kota Makassar

Gerindra Dukung Adnan-Kio Karena Kesamaan Visi-Misi

MAKASSAR, BKM–Partai Gerindra meluruskan informasi di publik yang beredar terkait usungannya di pemilihan bupati (pilbup) Gowa.
Pasca memberikan rekomendasi kepada pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Krg Kio (AdnanKio), muncul kesan bahwa Gerindra yang hendak memaksakan bergabung walaupun hanya berada dibarisan pendukung.
“Di pemberitaan ada kesan seolah-olah Gerindra yang tergila-gila memaksakan kehendak mendukung di Gowa. Kayaknya ada yang mau di Gowa panas terus,”ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin, Rabu (9/9).
Darmawangsyah meluruskan informasi yang beredar di publik dengan mengatakan bahwa alasan Gerindra memberikan rekomendasi kepada calon petahana itu atas dasar kesamaan visi-misi untuk memajukan Gowa lima tahun kedepan. Bukan atas dasar keterpaksaan karena ditinggal sendiri partai lain.
Wakil Ketua DPRD Sulsel ini bahkan menegaskan bila Gerindra melalui ketua DPD Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dengan pihak calon bupati Gowa (Adnan-Kio) telah melakukan komunikasi dan sepakat soal visi-misi tersebut sehingga Gerindra memutuskan batal jadi partai abstain.
“Ini murni karena kesamaan visi saja, dan memang pihak paslon pak Adnan yang menelpon pak ketua AIA dan meyakinkan akan kesamaan visi itu. sehingga kita putuskan untuk memberi rekomendasi itu dan membatalkan untuk abstain,” jelas politisi yang akrab disapa Wawan ini.
Dengan demikian, sehingga kedua pihak (Antara Gerindra-Paslon) bersepakat untuk tidak mempermasalahkan persoalan yang sempat muncul di KPU Gowa karena status pendukung atau pengusung hanya istilah. Namun, maknanya sama, asalkan kader partai siap all out memenangkan calon.
“Jadi, tidak pernah ada rencana dari kedua belah pihak agar gerindra menjadi pendukung. Kami mempunyai kehormatan yang sangat tinggi dan Gerindra adalah partai terhormat begitu juga pasangan AdnanKio sehingga kita bertemu karena kesamaan visi dalam membangun Gowa kedepan bukan karena persoalan usung mengusung atau dukung mendukung semata,” pungkasnya. (rif)

Exit mobile version