Site icon Berita Kota Makassar

Dituding Pukul Warga, Kades Lapor Polisi

BANTAENG, BKM — Dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan Rahma oleh Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke Abdul Rahman yang diunggah melalui medsos berbuntut.
Akun atas nama Any Arunisyah, Senin (14/9) mengunggah “inilah wajah pemerintahan desa kaloling sekarang. Pemerintahan bertangan besi tidak pandang bulu seorang perempuan jadi korban penganiayaan oleh kepala desa kaloling”.
Selain narasi di kronologi akun, Any juga menampilkan dua foto dari perempuan yang diduga mengalami tindak kekerasan. Dalam foto tersebut tampak perempuan berpakaian dinas ASN dan terdapat goresan di bagian wajah dan lengan. Unggahan tersebut mendapat tanggapan bervariasi. Ada yang mengecam, ada yang yang membela. Ada juga yang berkomentar netral.
Aspar Ramli, tokoh pemuda NU misalnya, mengajak nitizen agar bijak dalam menyikapi unggahan tersebut. Aspar mengimbau nitizen tidak sertamerta mempercayai apa yang ditampakkan di akun sosmed.
Kades Kaloling, Abdul Rahman, ketika dikonfirmasi mengaku sedang berada di Polsek Pa’jukukang. “Maaf, saya sementara di Polsek Pa’jukukang”, katanya.
Diungkapkan Rahman, dirinya merasa dirugikan atas informasi yang beredar di medsos. Menurutnya, bukan dia yang menganiaya, tapi dia adalah korban. “Saya yang dianiaya, makanya saya melaporkan perempaun tersebut ke Polsek”, pungkasnya.
Laporan sang Kades diterima petugas jaga Bripda Niswar, nomor STPL/55/IX/2020/SUL-SEL/RES BTG/SEK.PJK, tanggal 14 September 2020. (wam)

Exit mobile version