MAKASSAR, BKM–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Faisal Amir menemui Gubernur Sulawesi Selatan,Nurdin Abdullah, Senin (14/9).Salah satu pembicaraan keduanya yakni anggaran kegiatan pelaksanaan pilkada bisa segera dicairkan.
Untuk jumlah anggaran yang dimaksud, Faisal sapaanya tidak membeberkan.
“Pertama kami laporkan bahwa beberapa tahapan pilkada di Sulsel telah kami lakukan yang kedua adalah karena beban semakin sehingga yang disiapkan Pemprov Sulsel segera dicairkan,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, pencairan anggaran untuk pilkada, baik dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemprov Sulsel harusnya lebih awal dilakukan pencairan. Hal ini sesuai petunjuk dari Kemendagri.
Hal ini dilakukan, sebut Faisal, pelaksanaan pilkada di tengah pandemi membutuhkan anggaran yang cepat. Selain untuk biaya teknis pelaksanaan Pilkada, juga kebutuhan APD yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat.
“Ini berdasarkan petunjuk dari Kemendagri bahwa pencairan anggaran pilkada dimasa pandemi itu lebih dipercepat karena dalam pelaksanaan Pilkada 2020 ini berbagai kebutuhan yang disiapkan lebih awal. Ada kebutuhan APD, ada kebutuhan untuk pelaksanaan teknis Pilkada,” tandasnya.
“Kemudian kami juga melaporkan penanganan covid-19 yang kita diskusikan untuk lebih mempercepat protokol kesehatan untuk setiap tahapan penyelenggaraan pilkada,” sambungnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, selain melaporkan terkait teknis pelaksanaan Pilkada di Sulsel di tengah pandemi, juga melaporkan terkait anggaran yang telah disediakan.
Karena membutuhkan anggaran yang besar. Nurdin menegaskan permintaan dari KPU Sulsel segera dilakukan yakni pencairan anggaran untuk Pilkada di Sulsel.
“Karena beban semakin besar yang dibutuhkan, maka hari ini juga kita lakukan pencairan,” tutup Nurdin.(nug)
