MAKALE, BKM — Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan terhadap proyek padat karya sebagai solusi pemulihan ekonomi. Pemkab Tator menggalakkan pembangunan sarana dan prasarana di 47 kelurahan dan lembang.
Di Lembang Rantedada, Kecamatan Mengkendek misalnya berupa pembangunan drainase dan pembuatan pagar keliling lapangan Tampo di Kelurahan Tampo, serta Pengecoran Jalan di Lembang Rantedada.
Kegiatan padat karya masyarakat sedang berlangsung di tiga tempat berbeda tanpa mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, Rabu (16/9) di tinjau Forkopinda bersama bupati.
Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19, Eric Cyrstal Ranteallo.
mengatakan esensi dari padat karya tunai percepatan pemerataan pemulihan ekonomi, maupun distribusi anggaran ke wilayah pelosok, maupun tingkatkan daya beli masyarakat.
Menurut Kristal, Pemkab tanpa henti mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur berskala kecil. Demikian pula pekerjaan sederhana tidak membutuhkan teknologi, termasuk penyediaan material juga dari masyarakat, kendaraan dan peralatan.
Anggaran stimulan senilai Rp 381.819.000 perlembang maupun kelurahan digelontorkan Pemkab melalui Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa mengutamakan tenaga kerja lokal, honorarium atau upah kerja tunai dengan harapan tingkatkan daya beli masyarakat. (gus/C)
Forkopimda Pantau Proyek Padat Karya
