BANTAENG, BKM — Sweeping masker terhadap siswa atau warga yang berkerumun akan dilakukan istri Bupati Bantaeng Hj Sri Dewi Yanti bersama Satgas Covid-19 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Hal ini beredar di grup-grup medsos dan meresahkan warga. Pasalnya, menurut informasi siswa dan warga yang berkerumun tidak mengenakan masker, akan dikarantina.
“Assalamualaikum wr wb.
Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai besok pagi dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena Ibu Bupati bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina , wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter. Mohon untuk di Share di drup wa hari ini juga. Terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb”
Kabid Keamanan dan Ketertiban Umum Satpol PP dan Damkar Bantaeng, Jumaring, Kamis (17/9) menegaskan itu isu tidak benar. “Itu hoax”, tandasnya.
Jumaring tidak menampik adanya isu seperti ini beredar. Bahkan dia sendiri mengaku mendapat isu seperti itu. “Setelah saya mendapat isu ini, saya langsung melaporkan ke atasan dan mendatangi pejabat terkait bahwa isu tersebut hoax”, ujarnya.
Juru bicara Satgas Covid -19 Bantaeng, dr Andi Ihsan, mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu tentang hal ini. “Maaf tidak tahu menahu masalah ini. Yang pasti, tidak ada rencana ibu Bupati mau sweeping dan karantina siswa dan warga yang tidak pakai masker”, paparnya.
Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar, Windy Anita. Kata dia, tidak benar ibu Bupati mau sweeping dan karatina pelanggar masker. Windy meminta melalui pimpinannya agar melapornya isu hoax ini ke aparat untuk diusut siapa pelakunya. (wam/C)
Istri Bupati Sweeping Masker Hoax
