JENEPONTO, BKM — Setelah Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar dan isterinya, Hj Hamsiah Iksan terkonfirmasi Covid-19, sehingga dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Kini di Jeneponto menyebar virus Corona melalui sektor perkantoran.
Ada tiga kantor yang pegawainya diduga terpapar virus Corona, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemuda dan OIahraga (Dispora) dan Wisata, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jeneponto.
Hal ini disampaikan Juru bicara Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Jeneponto, Suryaningrat Kr Bontoramba, Rabu (16/9). Namun tidak disebutkan siapa saja pegawai yang terpapar dan berapa jumlahnya.
Lanjut Suryaningrat mengatakan, soal adanya pemberitaan dilakukan swab test Covid-19 membenarkan bahwa Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeneponto beserta isteri, anak, dan keluarganya telah menjalani swab test, pada Rabu (16/9).
Lanjut Suryaningrat mengatakan, meski sudah di Swab, namun hasilnya belum keluar dari laboratorium Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo Makassar. ”Kami masih menunggu hasil yang akan dikeluarkan pihak rumah sakit tersebut. Sampelnya pak Sekkab sudah dikirim ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk Jeneponto terdapat tiga laboratorium yang ditempati untuk mengirim sampel di Makassar, yakni BBLK, RS Wahidin, dan BPOM di Makassar, Sulawesi Selatan.
”Karena ditiga laboratorium yang ditempati mengirim sampel Swab. Yakni semacam cairan dari rongga hidung dan tenggorokan. Untuk Jeneponto, sampel kami kirim ke BBLK, RS Wahidin, dan BPOM,” sebutnya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Susanti Mansyur, mengatakan, hasil Swab test Sekkab Jeneponto belum keluar. ”Semoga hasilnya negatif,” kata Susanti Mansyur.
Anggota DPRD Jeneponto yang juga isteri Sekkab Jeneponto, Hj Nurlaela Syafruddin mengakui kalau dirinya bersama kelurganya termasuk asisten rumah tangga sudah menjalani Swab test Covid-19.
Namun kata Karaeng Tino, panggilan Akrab Nurlaela Syafruddin, usai dilakukan Swab dia bersama keluarganya tidak mengalami apa-apa. ”Biasa saja. Semoga hasilnya negatif,” harap Nurlaela Syafruddin. (krk/b)
Tiga Perkantoran Diduga Terpapar Covid-19
