Site icon Berita Kota Makassar

Deng Ical Perkenalkan Beli Makassar

MAKASSAR, BKM–Untuk pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal MI – Fadli Ananda (Dilan) menjalani kampanye di Kelurahan Barombong.
Deng Ical bicara soal pemberdayaan UMKM. Usaha-usaha rumah tangga tidak hanya akan dibantu permodalan tapi juga pemasaran. “Kita sudah siapkan aplikasi Beli Makassar. Produk UMKM warga akan difasilitasi untuk dipasarkan secara online,”jelasnya.
Untuk mendukung kualitas, pemerintah juga akan bekerja untuk melakukan standardisasi produk. Dengan demikian, selain dipasarkan melalui aplikasi, juga akan dilakukan kerja sama dengan hotel-hotel di Makassar.
“Produk rumah tangga berupa kue tradisional yang sudah terstandardisasi, akan menyuplai hotel-hotel yang ada di Makassar,”papar Deng Ical.
Adapun calon wali kota nomor urut 4 Irman Yasin Limpo alias None, melakukan kampanye dengan menghadiri pelatihan pembuatan nugget bersama ibu-ibu lorong di Jalan Mannuruki IX, Kecamatan Tamalate. Turut hadir, Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman, Ketua DPC PKS Tamalate, Anwar Faruk, dan Ketua BPKK DPD PKS Makassar, Rini Hendrasari.
“Jaringan RKI memiliki dua koordinator di setiap kelurahan, dan siap bekerja memenangkan Bapak Irman Yasin Limpo dan Pak Andi Zunnun di Pilwali Makassar,” kata Rini.
Di hadapan para peserta pelatihan, Rini juga menyampaikan alasan PKS mendukung pasangan None-Zunnun.
“PKS memberikan dukungan dengan pertimbangan yang matang, karena program Pak Irman dan Pak Zunnun berpihak pada rakyat,” ujar Rini.
Legislator PKS, Yeni Rahman, mengungkapkan, Irman – Zunnun memiliki program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya, BPJS Kesehatan Gratis. “Pilih ki’ yang bersentuhan langsung programnya dengan masyarakat. Jika Pak None diberi amanah, BPJS Kesehatan ta akan dibayarkan oleh pemerintah kota,” kata Yeni.
Dalam kesempatan tersebut, None juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi jika tidak bisa, minimal mengurangi beban yang ada.
“Kita tidak perlu lagi simpan-simpan uang ta dibawah bantal, untuk bayar BPJS Kesehatan. Pemerintah kota akan bayarkan nanti,” kata mantan Kadis Pendidikan Sulsel ini. (ita-rhm/rif)

Exit mobile version