Site icon Berita Kota Makassar

Hadjar: Danny Fatma Mampu Menyatukan Sejumlah Kandidat

MAKASSAR, BKM–Komunikasi politik pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) di pilwali disebut sarat kejutan dan tergolong sukses. Duet berakronim Adama’ itu mampu menyatukan sejumlah mantan kandidat sebelumnya.
Sebut saja dua politisi Nasdem yakni Andi Rachmatika Dewi dan Indira Mulyasari Paramastuti. Juga ada Iqbal Djalil alias Ustaz Ije, Rusdin Abdullah dan lainnya.
Pengamat politik dari UIN Alauddin Makassar Ibnu Hadjar Yusuf menilai fenomena dukungan itu sebagai salah satu kejutan yang dihadirkan oleh pasangan Danny-Fatma.
“Pasangan Danny-Fatma memang identik dengan kejutan istimewa dalam proses tahapan Pilwali 2020. Mulai dari proses awal pencalonan dimana hanya Pak Danny yang berani menggandeng perempuan sebagai wakil, momen deklarasi yang sangat monumental dan unik, hingga kejutan lainnya,”katanya, Selasa (29/9/).
Merapatnya gerbong para eks kandidat ke pasangan Adama’, kata Ibnu Hadjar, tak terlalu mengherankan. Sebab kemampuan Danny maupun Fatma dalam melakukan komunikasi politik yang cukup mumpuni tentu jadi magnet tersendiri. Termasuk bisa dipersepsikan pemimpin tanpa sekat.
“Ini keunggulan pasangan Adama’ dibanding pasangan lainnya. Pada wilayah komunikasi politik, mereka selalu santun dan penuh dengan etika. Terus membangun dan menjaga silaturahmi dengan siapapun, baik pada tataran elite, grassroot, maupun yang berbeda haluan politik. Semua mencair bagi Danny-Fatma,” bebernya.
Terpisah, Jaringan Organisasi Difabel Makassar berkesempatan berdialog dengan Danny Pomanto.
Acara tersebut berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom yang dihadiri sejumlah organisasi difabel/penyandang disabilitas beserta sejumlah organisasi yang peduli dengan isu disabilitas.
Dua calon wali kota dan wakil wali kota yang ikut yakni Danny dan DR Abdul Rahman Bando. Namun hanya Dani yang terlibat aktif berdiskusi dengan peserta.
Sebelum dialog berlangsung, Ketua Yayasan PerDIK, Ishak salim sudah mengkonfirmasi akan hadir empat pasangan calon. “Semalam itu saya sudah dihubungi oleh dua kandidat, yang konfirmasi kalau mereka mau hadir,”ujar Ishak, Selasa (29/9).
Sayangnya saat dialog ini berlangsung, hanya satu kandidat yang nampak betul-betul serius mengikuti kegiatan.
“Sebenarnya kami sudah hubungi semua kandidat itu sejak pekan lalu, Bahkan kami sudah menyiapkan profile masing-masing kandidat untuk kita perkenalkan ke teman-teman difabel”tambah Abd Rahman selaku direktur PerDIK.
Walaupun hanya dihadiri satu kandidat, dialog politik difabel itupun berlangsung dengan santai tapi serius. Dialog ini adalah ruang partisipasi difabel yang baru pertama kali dilakukan di Makassar. (jun/rif)

Exit mobile version