Site icon Berita Kota Makassar

Motor Honda 2004 di LHKPN Tomy Satria Penuh Histori Perjuangan.

BULUKUMBA, BKM–Laporan harta kekayaan seorang pejabat meski diharus dilaporkan terus menerus untuk menghindari indikasi dugaan korupsi. Terlebih saat pejabat yang dimaksud hendak maju sebagai calon kepala daerah.
Di pilbup Bulukumba 2020, delapan bakal calon telah melampirkan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) sebagai dokumen wajib yang diserahkan ke KPU.
Calon bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto memiliki harta kekayaan bergerak dan tak bergerak lebih dari Rp1,3 Miliar yang didalam tercatat sejumlah kendaraan roda dua, roda 4 dan tanah.
Tomy bahkan ikut melaporkan sepeda Wim Cycle tahun 2016 dengan nilai Rp800 ribu. Termasuk pula 1 unit motor Honda Kharisma dengan taksasi nilai Rp3,5 Juta.
Alasannya ikut melaporkan harta kekayaan sepeda dan motornya itu karena juga merupakan aset berharga ya yang memiliki nilai histori yang mengantarkannya menjadi seorang pejabat.
“Benar, apapun harta kekayaan itu meski dilaporkan sebagai wujud pertanggungjawaban dan keterbukaan saya ke publik. Motor itu punya nilai histori, wujudnya pun hingga kini masih ada dan terawat,”ujar Tomy, Selasa (29/9).
Calon nomor urut tiga ini mengaku, motor Honda Kharisma miliknya itu dibeli tahun 2004 silam saat ia masih berproses dalam karir. Motor itu pun menjadi alat transportasi bersama sang istri saat ia menjani hidup di Makassar. “Motor itu kami gunakan saat kami masih berproses. Kala itu Istri masih jadi karyawan disebuah perusahaan dan saya masih jadi penggiat desa dan mendampingi pedagang pasar tradisional di Makassar,” katanya.
Motor ini juga untuk mengantar jemput istri dan anaknya ke sekolah. “Kemudian dipergunakan kawan kawan sebagai kendaraan operasional kami di kantor yang kami bentuk bersama, “pungkasnya. (min/rif/d)

Exit mobile version