MAKASSAR, BKM–Provinsi Sulawesi Selatan urutan keempat produksi beras tertinggi pada tahun 2019 secara nasional. Hal mengantarkan Sulsel mendapatkan penghargaan dari Menteri Pertanian 24 September 2020 lalu.
Adapun 10 besar Provinsi di Indonesia dengan produksi beras tertinggi pada tahun 2019, pertama berhasil diraih Provinsi Jawa Tengah dengan produksi padi 9,655,654 ton Gabah Kering Giling (GKG), produksi beras 5. 539.449 ton.
Kemudian disusul Provinsi Jawa Timur dengan produksi 9,580,934 ton GKG, 5,496,582 ton beras, Jawa Barat 9,084,957 ton GKG, 5,212,040 ton beras, Sulsel 5,054,167 ton GKG, 2. 899.576 ton beras. Sumatera Selatan 2.603.396 ton GKG, 1.241.538 ton beras.
Posisi ke enam Lampung 2.164. 089 ton GKG, 1.241. 538 ton beras, Sumatera Utara 2.078.902 ton GKG, 1.192.666 ton beras, Aceh 1.714.438 ton GKG, 983.573 ton beras, Sumatera Barat 1.482.996 ton GKG, 850.792 ton beras dan terakhir Provinsi Banten 1.470. 503 ton GKG 843.628 ton beras.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Ardin Tjajo menyebutkan dinobatkannya Sulsel sebagai provinsi penyangga pangan nasional 2019. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menerima peniti emas dari Menteri Pertanian 24 September 2020 lalu.
“Selain peniti emas juga Mentan memberikan piagam penghargaan. Penyerahan ini tidak secara langsung diberikan oleh Mentan, karena kembalinya DKI Jakarta melakukan PSBB, untuk mematuhi protokoler kesehatan, tapi peniti sudah ada dan saya akan langsung serahkan ke Pak Gubernur,” ujar Ardin, Rabu (30/9).
Ardin berharap melalui penghargaan tersebut, kedepannya Sulsel harus lebih besar lagi menghasilkan beras. Mengingat pada tahun 2020 terdapat 38 ribu hektar luas area tambah tanam.
“38 ribu hektar area tambah tanam ini kita percepat penanaman untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan. Ketika selesai panen langsung ditanami kembali, agar produksi beras kita terus bertambah sehingga kita mampu mensuplai beras di 22 provinsi di Indonesia,” ujar Ardin.
Adapun wilayah di Sulsel yang memiliki produktivitas beras tertinggi antara lain Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang dan Luwu.
“Hari ini juga kita melepas 25 ton beras ke Kupang, dan kita lepas di Kecamatan Panca Kabupaten Sidrap. Melihat potensi ini di Sulsel saya terus berusaha untuk mendapatkan tambahan pupuk subsidi, telah diketahui setiap tahun kuota pupuk subsidi semakin berkurang, namun petani kita sangat membutuhkan,” tutupnya.(nug)
Sulsel Urutan Empat Penghasil Beras
