Site icon Berita Kota Makassar

Polisi Datang, Kelompok Pemuda Mabuk Langsug Pakai Masker

MAKASSAR, BKM — Sekelompok pemuda di Jalan Pongtiku tengah asyik berpesta minuman keras (Miras). Tidak lama berselang, tim Thunder Polda Sulsel dipimpin Dantim I, Aipda Syamsu Rijal, melakukan penyisiran di area tersebut.
Melihat petugas kepolisian, sekelompok pemuda yang sedang asyik pesta miras ini pun hendak ambil langkah seribu. Namun sayang, petugas lebih dulu memblokade. Mereka yang sebelumnya semponyongan akibat pengaruh Miras, namun saat di depan polisi mereka berdiri tegak lurus dan alkoholnya tidak berkasiat.
Menariknya, tanpa disuruh mengenakan masker, mereka langsung pakai masker. Bahkan, mereka meminta maaf atas perbuatannya melakukan pesta Miras. Meski begitu, petugas kemudian melakukan penggeledahan badan.
Namun tak mendapat benda berupa senjata tajam dan narkotika. Salah satu dari pemuda itu menoleh ke samping hingga petugas mendapati minuman keras yang mereka tenggak.
Mereka kelompok pemuda ini pun memohon maaf. Petugas kemudian memberi mereka sanksi dengan menyuruh menumpah minuman keras yang hendak ditenggaknya. Selanjutnya, mereka diminta untuk pulang ke rumah masing-masing.
Dantim I Tim Thunder Polda Sulsel, Aipda Syamsul Rijal, mengatakan, pihaknya baru saja melakukan penyisiran di Kandea, Kecamatan Bontoala. Kemudian melakukan penyisiran di Jalan Pongtiku.
”Kami bubarkan sekelompok pemuda di Jalan Pongtiku yang sementara hendak pesta Miras. Beruntung saat mereka kami geledah, tak mendapati benda berupa senjata tajam (Sajam) dan Narkotika lainnya. Kami sanksi mereka dengan cara menyuruh menumpah minuman keras mereka yang selanjutnya menyuruh mereka berjanji untuk tidak lagi berkumpul. Setelah itu, kami minta mereka pulang ke rumah masing-masing,” kata Aipda Syamsul Rijal, Kamis (1/10).
Menurut Syamsul Rijal, berkumpul saja dilarang untuk mengantisipasi Covid-19, apalagi pesta minuman keras. Dengan segelas kaca digilir.
”Kami suruh kelompok pemuda Jalan Pongtiku tersebut pulang ke rumah masing-masing setelah kami meminta mereka untuk menumpah minuman keras yang hendak mereka tenggak. Hal itu kami lakukan guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan terjadi akibat pengaruh minuman keras,” pungkasnya. (ish/b)

Exit mobile version