BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali didesak mencopot Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Andi Baso Bintang terkait netralitas ASN.
Tuntutan tersebut disampaikan sekelompok mahasiswa saat menggelar aksi di depan gerbang Kantor Bupati Bulukumba, Senin (5/10).
“Copot Kasatpol PP jika benar terlibat politik praktis,” tertulis pada spanduk aksi yang ditenteng peserta aksi.
Koordinator aksi, Andi Abdul Fattah, menyampaikan Bupati dan penyelenggara pilkada tidak boleh pandang bulu dalam menegakkan keadilan.
“Bupati pernah berjanji menindak tegas jika ada bawahannya berlaku tidak netral. Maka kehadiran kami disini menuntut janji itu,” tegas Fatta dalam orasinya.
Para pengunjuk rasa sempat berusaha merangsek masuk dengan mendorong pintu masuk ke Kantor Bupati tapi berhasil dihalau aparat keamanan dan Satpol PP.
Massa diterima Kabag Pemerintahan Pemkab Bulukumba, Muhammad Tayeb Manangkasi. Ia menyampaikan Bupati Bulukumba sedang bertugas di luar daerah. Meski begitu kata dia masalah netralitas ASN telah ditangani Bawaslu Bulukumba.
Menurut Tayeb sejatinya ASN tidak boleh mengkhianati sumpah dan janji jabatan sebagai aparat negara salah satunya tidak boleh terlibat dalam politik praktis.
“Jadi ASN itu sudah ada aturannya, jadi sebaik-baiknya ASN ialah yang tidak melanggar aturan,” tandasnya.
Usai ditemui Kabag Pemerintahan, pengunjuk rasa mengakhiri aksinya dan bergeser ke Gedung Bawaslu Bulukumba. (min/D)
Massa Minta Copot Kasatpol PP
