Site icon Berita Kota Makassar

Uji Laik Fungsi Tol Layang Mulai Hari Ini

MAKASSAR, BKM — Tidak lama lagi tol Ujung Pandang atau biasa disebut tol layang AP Petta Rani akan difungsikan. Namun, sebelum bisa digunakan dan dilalui pengendara dan guna memastikan keamanannya, tol layang pertama di Indonesia timur itu akan melalui proses uji kelaikan terlebih dahulu.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara Anwar Toha, menjelaskan progress pengerjaan tol layang AP Petta Rani saat ini sudah memasuki tahapan finalisasi.
“Sudah mencapai 99,70 persen. Pengerjaan sudah masuk tahap finalisasi untuk perampungan marka jalan, drainase, hingga penerangan jalan umum,” ujarnya, kemarin.
Dikatakan, dalam waktu dekat konstruksi ini sepenuhnya bisa rampung. “Masih ada sedikit yang mau diselesaikan,” tambah Anwar.
Lebih jauh dia mengemukakan, dalam pekan ini, tol layang AP Petta Rani akan melalui tahapan uji kelayakan. Dia berharap, setelah proses uji laik fungsi, barulah tol layang bisa dibuka untuk dilalui kendaraan. Uji kelayakan ini dilakukan untuk memastikan keamanan proyek saat difungsikan.
“Rencananya besok (hari ini, Rabu), akan datang tim ULF (uji laik fungsi). Mereka akan melakukan uji laik fungsi sampai hari Jumat. Setelah itu mungkin baru direncanakan atur schedule untuk difungsikan,” tutur Anwar.
Tim ULF ini akan melibatkan berbagai unsur terkait. Di antaranya, dari Kementerian PUPR, yakni Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Unit Pelayanan Perizinan Jalan Bebas Hambatan (JBH). Selain itu, ada pula dari Dinas Perhubungan.
Secara umum, proses ULF menekankan pada upaya menjamin keamanan pengguna jalan nantinya. Baik dari manajemen dan keselamatan lalu lintas, konstruksi, operasional, dan administrasi terhadap tol layang AP Petta Rani.
Proyek tol layang AP Petta Rani rencana akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya diagendakan bulan Oktober ini. Jadwalnya sementara dikoordinasikan ke pusat.

Minta NA Undang Presiden

Sebelumnya, Direktur Teknik dan Operasional PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) Ismail Malliungan, juga tak menampik rencana itu. Apalagi Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, sudah melakukan kunjungan peninjauan pembangunan proyek ini pada 9 September lalu.
“Waktu kunjungan lapangan Pak Gubernur minggu lalu, kami laporkan agar beliau berkenan mengundang presiden meresmikan tol layang ini. Semoga bulan Oktober yang tanggalnya masih dikoordinasikan, akan mengupayakan kehadiran presiden untuk diresmikan,” tutur Ismail.
Sekadar diketahui, pembangunan tol layang atau jalan tol Ujung Pandang Seksi 3 ini sepanjang 4,3 kilometer memiliki nilai investasi Rp2,243 triliun. Jalur ini menghubungkan bagian selatan Kota Makassar dengan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar New Port, Bandara Sultan Hasanudin, dan pesisir selatan wilayah Sulsel. (rhm)

Exit mobile version