Site icon Berita Kota Makassar

Dany Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Dihasut

MAKASSAR, BKM–Calon wali kota Makassar nomor urut satu Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto melanjutkan kampanye dialogisnya di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Mamajang Dalam, Kecamatan Mamajang, Rabu (7/10).
Saat Danny tiba di lokasi, warga menyiapkan sambutan angngaru yang merupakan salah satu sastra kebudayaan Makassar yang berisi tentang sumpah atau ikrar yang diucapkan.
Danny mengingatkan warga agar jangan pernah mau dihasut, dan dibohongi dengan hoaks. Apa lagi, dalam pemilihan wali kota ini banyak hoaks yang beredar dan sangat berbahaya.
“5 detik salah memilih dibilik suara nanti pada 9 Desember 2020, bisa membuat 5 tahun kita menderita. Jadi janganki salah pilih,” ucap pasangan yang mempunyai jargon Adama’ ini.
Pasangan Fatmawati Rusdi ini juga menyampaikan, bahwa dirinya maju untuk masyarakat Makassar bukan menawarkan janji, tetapi bukti dan memberikan solusi bagi masyarakat.

“Danny-Fatma hadir menawarkan program untuk memberikan solusi, karena kita mengerti dan sudah memberikan bukti sebelumnya apa yang diperlukan bagi kemaslahatan masyarakat,” jelas Danny.
Sebelumnya, Danny juga hadir berkampanye di Komplek Mandala, Kelurahan Maricayya kecamatan Mamajang.
Dihadapan warga, Danny memuji wakilnya yang satu satunya perempuan yang maju di pilwali ini.
“Kalau ada perempuan di pilkada ini itu artinya ada keterwakilan perempuan, dan makassar punya pemilih diatas 51 persen, dan ini ada dipasangan nomor urut satu Danny-Fatma (Adama), “lanjutnya.
Dia menambahkan pasangan Adama juga ada anak lorongnya, dimana kata Danny bahwa anak lorong tidak ada batasan dengan rakyat.
“Pemimipin itu harus dekat dengan rakyat. Maka dari itu seorang pemimpin mudah diakses dan memahami warganya.Hal inilah yang ada di nomor satu.”tambahnya.
Salah satu tokoh masyarakat Maricaiyya Selatan, Sukardi alias odi mengaku ingin kembali melihat Danny menjadi wali kota. Pasalnya, kinerja Danny ketika menjabat Wali Kota Makassar 2014-2019 sudah terbukti.
“Saya ingin lihat Pak Danny jadi Walikota kembali sebelum saya mati. Makassar butuh pemimpin seperti beliau ( Danny) dan kinerjanya sudah terbukti.Tidak ada yang lain pilihki “Adama””tegas Sukardi yang juga ketua RW 04 Kelurahan Maricayya Selatan.
Sementara itu, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando menerima curahan hati warga saat berkampanye di kawasan Pasar Abubakar Lambogo dan Barabaraya.
Hamsir, salah seorang warga Barabarayya mengutarakan kekesalannya dan penderitaan warga yang tidak pernah diperhatikan pemerintah kota selama ini. “Setiap hujan pasti air tergenang. Jadi kami berharap agar Pak Appi memperhatikan jalan Sungai Saddang di depan itu. Asal hujan, pasti banjir,” kata pedagang kelontong itu.
Di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, keluhan warga malah lebih kompleks. Arman Rauf, salah seorang tokoh masyarakat membeberkan, sudah puluhan tahun air PDAM tak dirasakan warga. Mereka hanya menikmati air bersih dari sumur bor.
“Kita sudah berulang kali meminta tapi tak pernah digubris. Kami sudah bosan dan tentunya berharap bila Pak Appi terpilih jadi wali kota bisa menuntaskan hal ini,” bebernya. (jun/rif)

Exit mobile version