Site icon Berita Kota Makassar

Warga dan Pendemo Terlibat Bentrok

MAKASSAR, BKM — Demo penolakan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang telah disahkan DPR-RI pada Senin malam, 5 Oktober 2020, diwarnai bentrokan antara pengguna jalan dan pendemo di Jalan Urip Sumoharjo, Selasa malam (6/10).
Peristiwa itu terjadi saat pendemo memblokir Jalan Urip Sumoharjo,. Mereka menutup jalan dengan cara tidur berbaris di tengah jalan. Sementara pengguna jalan tidak bisa memutar haluan untuk mencari jalan alternatif.

Para pengguna jalan pun tersulut emosi, setelah berkali-kali teriak meminta dibukakan jalan. Namun teriakannya tak digubris. Saat itulah pengguna jalan kompak melakukan perlawanan hingga bentrokan pun pecah.

Beruntung bentrokan itu tak berlangsung lama. Petugas yang berjaga-jaga langsung menyemburkan gas air mata hingga kedua kubu berhamburan. Pengguna jalan lainnya pun berkesempatan untuk melanjutkan perjalanan setelah pendemo membuka jalan.
Kabag OPS Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Danu, mengatakan, dua kubu antara pendemo dan warga pengguna jalan terlibat bentrok merupakan peristiwa yang tak terduga.

”Mereka pendemo menutup jalan depan kampus UMI. Semetara pengendara yang hendak pulang sudah kecapean menunggu dibukakan jalan. Saat itulah terjadi bentrokan. Tapi akhirnya pengguna jalan juga melanjutkan perjalanannya setelah pendemo membuka jalan. Situasi juga kembali kondusif,” ungkapnya. (ish/b)

Exit mobile version