Site icon Berita Kota Makassar

Babak Baru Program Mizuiku dari SGB

MAKASSAR, BKM — Suntory Garuda Beverage (SGB) telah sukses melaksanakan Festival Mizuiku Nasional dan Wilayah. Festival ini melibatkan tak kurang dari 3.000 murid SD di enam area di Indonesia.
Setelah kesuksesan tersebut, SGB kembali menyelenggarakan wisuda virtual bagi lebih dari 500 guru sekolah dasar dan 200 guru sekolah menengah pertama dan atas yang telah selesai mengikuti serangkaian pelatihan (Train-the-Trainer) dan berhasil menyelesaikan semua tugas menantang untuk meningkatkan kompetensi ajar pelestarian air dan lingkungan.
Sertifikat kelulusan disampaikan dan ditandatangani langsung perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia. Partisipasi aktif dalam pelatihan, penyelesaian tugas dan pemberian sertifikat ini merupakan salah satu komponen penting bagi peningkatan kompetensi guru dan implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) atau akrab dengan sebutan penghargaan Adiwiyata.
”Kami mengapresiasi inisiatif dan komitmen SGB untuk melestarikan air bersih dan lingkungan melalui program edukasi, pembinaan guru dan sekolah serta program dan fasilitas konservasi air. Kami mendukung Program Mizuiku untuk dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah. Modul yang terstruktur dengan baik, komponen pembelajaran yang menarik, kompetensi fasilitator yang handal dan kerjasama yang erat dengan guru dan sekolah, menjadi kunci keberhasilan program Mizuiku ini. Bersama-sama kita ciptakan Indonesia yang lebih bersih dan hijau bagi generasi mendatang,” pesan dari Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Cicilia Sulastri.
Ong Yuh Hwang, Chief Executive Officer & President Director Suntory Garuda Beverage, mengatakan, sebagai bagian dari program Mizuiku–Aku Cinta Air Bersih untuk mempromosikan kesadaran dan pentingnya air bersih kepada anak-anak, SGB menyadari sangat penting untuk memperlengkapi para guru sebagai garda depan pendidikan di sekolah.
”Kami menyadari, betapa pentingnya peran guru dalam proses pendidikan ketahanan lingkungan terhadap anak-anak. Oleh karena itu, seperti yang telah kami laksanakan sejak 2019, program Mizuiku tidak saja menyasar kepada edukasi pelestarian air dan lingkungan untuk anak-anak SD. Namun juga bagaimana cara meningkatkan kompetensi para guru agar program pendidikan ini dapat dilaksanakan secara efektif dan berkelanjutan, melalui serangkaian pelatihan Train-the-Trainer
Pelatihan Mizuiku bagi Guru dimulai pada 2019 dan pada tahun kedua, pelatihan ini dibuka dengan Forum Diskusi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dari 6 area Mizuiku, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Gowa, Banjar, Tangerang, dan Sidoarjo.
Bekerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI), Mizuiku bagi Guru di 2020 meliputi serangkaian materi yang komprehensif.
Dimulai dari Kebijakan Program GPBLHS, kriteria sekolah Adiwiyata, upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, program Mizuiku serta beberapa upaya konservasi air seperti biopori penanaman pohon dan pemilahan sampah, hingga bagaimana sekolah mengidentifikasi potensi serta problem air di sekolahnya (IPMLH) dan mengintegrasikan Mizuiku dalam Rencana Program Pembelajaran (RPP) untuk edukasi dan gerakan di sekolah. (mir)

Exit mobile version