Site icon Berita Kota Makassar

Kantor Nasdem Dilempari Batu

AKSI demo yang dilakukan salah satu elemen, kemarin terpantau melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas partai politik di Makassar. Mereka merusak beberapa barang, seperti bendera dan alat peraga kampanye (APK) berupa baliho.
Tak hanya itu, ada juga massa yang sempat melempari gedung partai politik dengan batu. Di antaranya gedung Partai Nasdem Sulsel dan Makassar.
Politisi Nasdem Supratman mengaku tidak paham kenapa kantor partainya jadi sasaran pengruskan. “Entah apa motifnya,” cetus Supratman, Kamis (9/10).
Karenanya, legislator Fraksi Nasdem DPRD Makassar ini berharap pihak kepolisian dapat memberikan penjelasan atas insiden itu. “Kita tungg pihak yang berwajib apa hasil penyelidikannya. Semoga motif dan pelakunya bisa diungkap,” harap Supra, sapaan akrabnya.
Politisi PDIP Sulsel Risfayanti Muin dan politisi PDIP Makassar Raisuljaiz yang dimintai tanggapannya, mengaku tidak ada perusakan fasilitas di kantor partainya. “Tidak ada,” ujar keduanya.
Hal sama disampaikan politisi Golkar Sulsel Irwan Muin. Ia juga mengaku tidak ada perusakan yang dialami Golkar.
Politisi PKB Andi Fauzi Andi Wawo yang dihubungi, mengaku belum mendapat laporan adanya aksi yang mengganggu aktifitas di kantor partai. “Saya belum mendapat laporan,” kata Fauzi anggota Fraksi PKB DPRD Sulsel ini.
Seperti diketahui, ada tujuh parpol di DPR RI yang mendukung penetapan UU Omnibus Law Ciptaker. Yakni PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PAN, dan PPP. Sementara dua partai lainnya yakni Demokrat dan PKS menolak. (rif)

Exit mobile version