Site icon Berita Kota Makassar

MT Darussalam Studi Banding dan Wisata Religi, Ini yang Dilakukan

MAKASSAR, BKM — Satu lagi program kerja direalisasikan pengurus Majelis Taklim Darussalam Kompleks Bumi Bosowa Permai, ORW 015 Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Mereka melakukan studi banding dan wisata religi, Minggu (11/10).

Para pengurus dan anggota majelis taklim berkumpul pada pukul 08.00 Wita. Selanjutnya melakukan perjalanan menuju Masjid Raya Makassar dengan menumpangi dua bus berkapasitas 50-60 orang.

Setibanya di lokasi, mereka mengawali kegiatan dengan salat dhuha. Dilanjutkan dengan penyambutan, serta pemaparan sekaligus sharing program kerja dengan ketua Majelis Taklim Masjid Raya Makassar. Tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan namun penuh kekerabatan.

Kemudian tadarussan, lalu lantunan asmaul husna, shalawat, serta pembacaan surah Al-Waqiah secara berjamaah. Selanjutnya tausyiah islamiyah yang dibawakan oleh ustadzah Bunaya,SAg dan ditutup dengan doa.

Usai salat dhuhur berjamaah, dilakukan penyerahan cinderamata dari ketua MT Darussalam kepada pengurus MT Masjid Raya Makassar. Lalu penyerahan bantuan Al-Qur’an oleh ketua Pengurus Mesjid Darussalam serta ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa Kota Makassar, yang sekaligus mengakhiri rangkaian kegiatan studi banding dan wisata religi di Masjid Raya Makassar.

Kunjungan berikutnya ke Masjid 99 Kubah dan Masjid Terapung Amirul Mukminin. Di sini rombongan menunaikan salat ashar berjamaah. Kegiatan diakhiri dengan kembali ke kompleks Bumi Bosowa Permai dan Minasa Upa blok L pukul 16.30 Wita.

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Bidang Pendidikan dan Latihan serta Bidang Dakwah. Andi Tenri Sumpala, SPd selaku ketua Bidang Pendidikan dan Latihan, mengatakan bahwa studi banding dan wisata religi memberi pembelajaran yang sangat bermanfaat.

Di samping sebagai wadah silahturahmi dengan pengurus MT Masjid Raya Makassar, juga yang terpenting dari kegiatan seperti ini adalah meningkatkan ketakwaan serta kesyukuran kepada Allah Swt melalui ciptaanNya. Termasuk dengan adanya bangunan bersejarah yang bernilai religi, seperti Masjid Raya, Masjid 99 Kubah, dan Masjid Terapung Amirul Mukminin.

Ketua Bidang Dakwah St Sahidah, SPd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya salah satu program MT Darussalam yang berjalan lancar dan sukses ini, walaupun masih dalam suasana pandemi covid-19.

Ia menyampaikan bahwa program kerja ini terlaksana berkat adanya kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota majelis taklim. Karenanya, St Sahidah berharap kegiatan selanjutnya akan lebih baik lagi.

Ketua MT Darussalam Darmawaty Lasunra,A.Md. menyampaikan salut atas kekompakan dan kebersamaan anggota MT Darussalam. Karena kegiatan studi banding dan wisata religi ini berlangsung dengan penuh keakraban.

”Mudah-mudahan ada pertemuan kembali berupa kunjungan yang sama dari pengurus MT Masjid Raya Makassar ke Masjid Darussalam,” ujarnya.

Sekretaris MT Darussalam Hj Rakhmaniar Basri,SPd,MSi berterima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota majelis taklim, ketua pengurus Masjid Darussalam, serta ketua ORW 015 Kelurahan Minasa Upa atas kebersamaannya, sehingga studi banding dan wisata religi berjalan lancar dan sukses.

Ketua ORW 015 Zainal Arifin, menyatakan bahwa studi banding dan wisata religi merupakan salah satu fenomena yang saat ini mulai memasyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya aktifitas atau kegiatan studi banding dan wisata religi. Bahkan sering dijadikan sebagai kegiatan rutin dan digunakan sebagai media dakwah pada era modernitas saat ini.

”Studi banding dan wisata religi adalah momen untuk hiburan, juga akan mendapatkan pelajaran tentang ajaran Islam. Bahkan menambah pengetahuan dan wawasan seperti pemahaman, kesadaran, dan rasa syukur akan kemahakuasaan Allah Swt,” terangnya.

Lebih jauh dosen UNM ini, mengatakan bahwa bukan hanya kesehatan pikiran yang diperoleh, tetapi juga pahala dengan memaknai wisata religi sebagai ibadah untuk meningkatkan atau mempertebal keimanan. (rls)

Exit mobile version