SIDRAP, BKM — Tim Pengawas dan Evaluasi Penanggung Jawab Operasi (Wasev-PJO) Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke-109 berkunjung ke Kabupaten Sidrap, Senin (12/10) kemarin.
Tim Wasev-PJO TMMD ke-109 dipimpin Brigjen TNI Wahyu Sapto Nugroho, SH, Staf Ahli Pangdam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Hendrik Batara. Mereka diterima oleh Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf JP Situmorang, Bupati Sidrap, H Dollah Mando, Ketua DPRD Sidrap, H Ruslan, Kapolsek Watang Pulu, Iptu Hamzah.
Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan peninjauan lokasi TMMD di Desa Buae dan Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Dihadapan tim Dandim melaporkan sasaran program di Desa Mattirotasi dan Buae, Kecamatan Watang Pulu.
Untuk sasaran fisik Desa Mattirotase berupa perintisan jalan Dusun Pabbaresseng – Atakkae sepanjang 8.000 x 5 meter sudah 85 persen.
“Untuk pembangunan tiga unit jembatan Dusun Pabberesseng masing jembatan satu sudah 87 persen, jembatan dua sudah 92 persen dan jembatan tiga sudah 92 persen,” ujarnya.
Sedangkan, untuk pembuatan tiga unit gorong-gorong sudah 99 persen. Pembangunan jembatan satu Tasseso 91 persen, dan jembatan dua sudah 59 persen. Di Desa Buae peningkatan jalan tani 350 meter sudah mencapai 88 persen, pembangunan saluran irigasi 200 meter sudah 94 persen.
Letkol Inf JP Situmorang melanjutkan, sasaran non fisik meliputi wawasan kebangsaan penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan kebersihan dan kesehatan masyarakat sudah selesai.
“Sisa penyuluhan pertanian dan perkebunan yang belum dilaksanakan dan akan dilaksanakan sebelum TMMD ke-109 berakhir,” tambahnya.
Pelaksanaan program TMMD, lanjut Letkol Inf JP Situmorang mengaku melibatkan 150 personel Satgas yang terdiri dari 113 TNI AD, empat dari AL, lima dari AU, 10 personel Polres dan 18 orang dari Pemkab Sidrap.
“Insya Allah semua sasaran program TMMD ini akan diselesaikan sebelum program TMMD ke-109 berakhir,” tandasnya. (ady/C)
