MAKASSAR, BKM — Pemerintah berencana kembali melakukan perekrutan calon aparatur sipil negara (CASN) pada tahun 2021 mendatang. Namun, perekrutan diprioritaskan pada tenaga kesehatan dan guru.
Pemerintah Kota Makassar pun mulai mempersiapkan formasi yang akan diusulkan ke pemerintah pusat.
Berdasarkan data yang dihimpun, Pemkot Makassar akan mengusulkan 778 formasi. Khusus tenaga medis ada 231 formasi yang dibutuhkan. Jumlah itu meningkat pesat dibandingkan usulan pada seleksi CPNS 2019 lalu yang hanya berkisar 36 formasi.
Menurut Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rahman, peningkatan usulan tenaga medis tersebut karena
ada beberapa puskesmas di Kota Makassar yang juga akan ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit sehingga dibutuhkan tenaga medis dan paramedis yang lebih banyak. Salah satunya, Puskesmas Jumpadang Baru.
Selain itu, kebutuhan tenaga medis terus bertambah seiring dengan merebaknya virus corona di Kota Makassar.
Ia pun berharap agar formasi CPNS yang diusul Pemkot Makassar bisa terpenuhi seluruhnya. Mengingat pada seleksi CPNS 2019 lalu dari 511 usulan formasi yang dipenuhi mencapai 526 formasi. Ada tambahan 15 formasi dari yang diusulkan.
“Kita berharap usulan yang kita ajukan itu bisa dipenuhi sepenuhnya, khususnya tenaga kesehatan,” kata Basri.
Dikatakan Basri, usulan formasi CPNS ke pusat tidak lepas dari rekomendasi Dinas Kesehatan Kota Makassar sebagai instansi teknis. Banyaknya tenaga medis yang memasuki masa pensiun serta pindah masuk dan keluar menjadi tolak ukur.
“Kalau dilihat dari total kebetuhan pasti lebih banyak dari ini, tapi kita upayakan usulan ini dulu yang dipenuhi,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Makassar, Kadir Masri mengatakan, usulan ini sudah diajukan ke Kementrian PAN-RB sejak akhir September lalu. Hanya tinggal menunggu pengumuman sebelum seleksi CPNS 2021 resmi dibuka.(rhm)
