Site icon Berita Kota Makassar

Takalar Tercipta Kondisi Hidup Yang Lebih Baik

TAKALAR, BKM — Staf ahli Komisi V DPR RI, H Lukman B Kady mewakili Hamka B Kady, anggota Komisi V DPR RI, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Takalar. Ia mengatakan, pihak lembaga DPR dalam hal ini Hamka B Kady selalu menghimpun sebanyak mungkin persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
Itu dilakukan, selain desa menjadi titik sentral kehidupan negara. Juga dalam rangka menciptakan kondisi hidup manusia yang lebih baik, melalui bantuan sosial seperti bedah rumah, membangun irigasi, dan membangun jalan tani.
Demikian diungkapkan H Lukman didampingi Sudirman Lily, selaku fasilitator, Sabtu pekan lalu saat berkunjung ke lokasi proyek di Takalar. H Lukman mengatakan, dalam merealisasikan program di lapangan, ada tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum kabupaten selaku koordinator pelaksana teknis ditingkat wilayah. Berikut di bawah pemerintahan yang terendah langsung di bawah kepala desa, dibantu tenaga pendamping (fieldworker atau fasilitator lapangan). Juga ada tenaga kader (indigenous worker) di bawah koordinasi camat setempat.
Staf ahli Komisi V DPR itu menguraikan, di tahun 2020 ini pihak lembaga berupaya memenuhi kebutuhan yang dirasakan di dalam masyarakat. Terutama dalam situasi sosial yang dihadapi pada desa-desa yang mengalami perubahan sosial yang cepat.
Khusus di Kabupaten Takalar, ia membangun 800 rumah (bedah rumah yang tak layak huni), 42 irigasi di enam titik, dilengkapi pembangunan jalan tani di sejumlah poros desa.
Dana yang digelontorkan dalam kisaran miliaran rupiah dalam tahun 2020 maupun pada 2019 kemarin. Dana bersumber dari beberapa sektor. Misal ada dana aspirasi, dana program PSEW (program infrastruktur sosial ekonomi wilayah) dan juga dana dari BSPS (bantuan stimulan perumahan swadaya).
Khusus di Kecamatan Polut, urai Sudirman Lily, realisasi program ini tersebar di sejumlah tempat, seperti Desa Lassang Barat, Desa Towata dan di Desa Parang Boddo. Pembangunan terdiri dari irigasi sepanjang 300 meter dengan menggunakan tenaga kerja 15 orang, pembangunan jalan tani sepanjang satu kilometer menggunakan 30 orang tenaga kerja, dan bedah rumah 40 unit di Desa Lassang Barat, dan di Desa Parang Boddo.
Hal itu dibenarkan Camat Polombangkeng Utara, Muh Ruslim kepada BKM, Sabtu (17/10). Dikatakan, Hamka B Kady selaku penginspirasi mendapat apresiasi besar dari masyarakat. Utamanya masyarakat Polut.
Dimana, warga mengakui telah merasakan kondisi hidup yang lebih baik dalam situasi yang dihadapi. Mereka mengategorikan terobosan ini suatu konvergensi ekonomi. ”Suatu proses menuju tatanan sosial dan ekonomi optimal di antara semua tatanan yang ada sekarang, guna mencapai kemakmuran dan kesejahteraan yang optimal,” ujar Ruslim.(zai)

Exit mobile version