JENEPONTO, BKM — Jumlah pasien yang datang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, turun sampai 50 persen.
”Sejak pandemi Covid-19, jumlah pasien yang datang berobat turun sekitar 50 persen setiap harinya,” kata Direktur RSUD Latopas Jeneponto, Bustamin, saat ditemui di ruang kerjanya di RSUD Latopas Jeneponto, Senin (19/10).
Lanjut Bustamin mengatakan, masyarakat yang ingin berobat ke RSUD ini seharusnya tidak perlu takut terhadap penyanderaan Covid-19. ”Karena kita semua petugas, baik dokter dan perawat sangat memperhatikan protokol kesehatan. Dan fasilitas umum sudah disterilkan baik baju petugas dengan menggunakan APD (alat pelindung diri),” kata Bustamin.
Selain itu, Bustamin juga meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan berita tidak benar atau hoaks. Karena banyak berita yang menakut-nakuti masyarakat untuk datang berobat ke rumah sakit.
”Kami minta kepada masyarakat yang ingin berobat, kami tunggu dengan mengedepankan protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Kalau itu dipatuhi, Insya Allah kita terhindar dari terpapar Covid-19” jelas Bustamin.
Berkurangnya jumlah pasien yang datang berobat ke rumah sakit ini juga dibenarkan Abd Rachman, sekuriti di rumah sakit tersebut. Dikatakan, ada pengurangan jumlah pasien yang datang, yakni sekitar 50 sampai 60 persen.
”Ini dibuktikan dengan kurangnya mobil dan sepeda motor terparkit di halaman rumah sakit ini yang biasanya dijadikan area parkir,” jelas Abd Rachman. (krk/c)
Pasien Berobat ke RSUD Latopas Turun 50 Persen
