Site icon Berita Kota Makassar

Jadikan Politik Bagian dari Pendidikan Berdemokrasi

SELAYAR, BKM — Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi satu dari 12 kabupaten/kota di Sulsel yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini. Pesta demokrasi di tengah pandemi ini tentunya butuh kerja-kerja ekstra guna menyukseskannya.

Ketua KPU Selayar Nandar Jamaluddin, mengakui pilkada di era pandemi menjadi sejarah baru bagi para penyelenggara. Ada sejumlah hal baru yang mesti diterapkan dan dilaksanakan, baik oleh pelaksana maupun wajib pilih.
”Pilkada di era covid seperti saat ini memberi banyak pelajaran bagi kita semua, terutama dalam hal membangun tatanan sosial politik. Sebagai komisioner, saya sudah dua tahun menjalaninya sebagai ketua. Yang paling berkesan adalah kekompakan dan keseruan dalam setiap tugas. Itu yang sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti saat ini,” tutur Nandar, Rabu (21/10).
Menurut Nandar, sejumlah tahapan telah dilalui untuk pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember mendatang. Dimulai dari pengumuman pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) peserta pilkada hingga memasuki tahap kampanya yang saat ini tengah berlangsung.
Pengumuman pendaftaran pasangan calon merupakan salah satu rangkaian tahapan penyelenggaraan pilkada, terutama dalam upaya pemenuhan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2019 menyangkut tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur-wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, atau wali kota dan atau wakil wali kota tahun 2020.
“Terkait dengan pemenuhan ketentuan tersebut, KPU Kepulauan Selayar telah menuntaskan tahapan pengumuman, pendaftaran bakal pasangan calon, penetapan bakal pasangan calon, serta prosesi pengundian, pencabutan, dan penetapan nomor urut pasangan calon oleh KPU Kepulauan Selayar selaku penanggungjawab, dan penyelenggara teknis pilkada serentak tahun 2020,” jelas Nandar Jamaluddin.
Apa yang telah dilakukannya hingga sekarang, menurut Nandar, tidak terlepas dari alasan dirinya bergabung menjadi komisioner KPU Kepulauan Selayar. Yakni untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial politik dan demokrasi.
“Sama halnya dengan kabupaten dan kota lainnya, bahwa tatanan sosial dan demokrasi kita masih butuh ditingkatkan kualitasnya. Demokrasi masih harus terus dikonsolidasikan agar warga siap dan lebih dewasa berpolitik dan berdemokrasi,” terangnya.
Selama menjadi ketua KPU Selayar, Nandar beserta penyelenggara lainnya berusaha menjadikan warga agar lebih dewasa dan menjadikan politik sebagai bagian dari pendidikan berdemokrasi. Selain itu, juga memastikan lembaga KPU yang dipimpinnya saat ini tetap berada di atas koridor dan regulasi dalam menjalankan agenda-agenda kelembagaan, serta membangun konsolidasi dan kemitraan dengan kelompok civil society dan organ kepemudaan. (jun)

Nama: Nandar Jamaluddin,SPd,MSi
Tempat/Tanggal Lahir: Benteng, Selayar/ 4 Januari 1981
Ayah: Jamaluddin Risi
Ibu: Sariman

Pendidikan:

Fakultas Bahasa dan Seni UNM tahun 2005
-Magister Manajemen Pesisir S2 UMI.

Pengalaman organisasi:
-Ketua IMM UNM 2000-2002
-Ketua IMM Makassar 2003-2004
-Ketua DPD IMM Sulsel
-Ketua I DPP IMM 2008-2010
-Ketua Karang Taruna Selayar 2013-2018
-Sekretaris PGRI 2014-2018

Exit mobile version