MAKASSAR, BKM–Kampanye dialogis pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi berlangsung di jalan Yos Sudarso Kelurahan Parang Layang Kecamatan Bontoala, Rabu,(21/10).
Kedatangan Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto disambut antusias warga setempat.
Dikampanye dialogis itu Danny kembali mendapat berbagai keluhan dari warga tentang buruknya drainase sekarang ini. Pasalnya saat ini drainase sudah tidak diperhatikan lagi seperti saat Danny menjabat wali kota Makassar periode.
Pada kesempatan itu Danny mengungkapkan jika saat ini dirinya banyak mendapat keluhan dari warga. Baik soal kebersihan ataupun soal kinerja pemerintah kota yang tidak baik. Utamanya saat masa pandemi Covid 19 banyak warga yang membutuhkan bantuan untuk hidup lebih baik.
“Saya maju karena lihat masyarakat yang tidak dipedulikan. Covid 19 tidak ada pendampingan ke warag jadinya warga tidak terurus baik. Insya Allah jika Adama menang semuanya akan kita benahi. Seperti RTRW, Pemandi Jenazah, Imam mesjid, Guru sekolah minggu kami akan kembalikan semua.”ungkap Danny.
Dia mengatakan keinginannya maju bersama Fatmawati Rusdi karena semua untuk rakyat. Pria berkacamata ini mengaku bahwa ia kerap dibuly oleh lawan politiknya namun itu dianggapnya sebagai hal biasa. Namun ketika rakyat yang disakiti dirinya mengaku tidak rela. “Itulah saya putuskan untuk maju lagi. Aku datang untuk makassar (Adama) saya dibuli orang saya tidak peduli tapi kalau rakyat disakiti saya tidak rela.”jelasnya.
Salah satu warga, Edy, mengakui jika kinerja Danny telah terbukti dan dirasakan manfaatnya seperti drainase yang selalu dikeruk.
Danny juga hadir di jalan Sibula Kelurahan Layang Kecamatan Bontoala. Dihadapan warga, Danny juga mengungkapkan bila dirinya sering difitnah. “Sekarang banyak fitnah dan berita hoax yang ditujukan ke Adama, itulah bedanya paslon urut satu dengan lainnya. Paslon Adama orang merdeka dan bukan boneka,”ungkapnya.
Salah satu warga, Rohana mengaku saat ini lingkungan banyak yang tidak bersih dan kelihatan jorok. Olehnya dia berharap Danny bisa kembali memimpin Makassar. “Sekarang ini lingkungan tidak bersih, larena itu kami harap Pak Danny kembali bisa pimpin Makassar karena sudah terbukti. Lorong bersih dan lingkungan sehat.”jelasnya. (jun/rif)
