Site icon Berita Kota Makassar

BI Proyeksi Ekonomi Sulsel Membaik

MAKASSAR, BKM–Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) memproyeksi prospek ekonomi Provinsi Sulsel hingga akhir tahun 2020 bisa membaik secara bertahap seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dengan adaptasi kebiasaan baru.
Meskipun demikian, Pemerintah Provinsi Sulsel harus berhati-hati dan bekerja keras terdapatnya peningkatan resiko kasus Covid-19 yang bisa saja menahan perbaikan ekonomi Sulsel yang sebelumnya terkontraksi pada 3,87 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Bambang Kusmiarso pada Musrenbang Sulsel, baru-baru ini.
Menurut Bambang, ada beberapa sektor permintaan yang diproyeksikan mengalami peningkatan hingga akhir tahun 2020 dan turut menggerakkan perekonomian Sulsel. Antara lain, konsumsi Rumah Tangga (RT).
RT diproyeksi mengalami permintaan meningkat lantaran kenaikan penghasilan pasca adaptasi kebiasaan baru, dan dimulainya aktivitas usaha. Kedua konsumsi pemerintah juga diproyeksikan mengalami peningkatan karena stimulus penanggulangan Covid-19.
“Selain itu, sektor investasi. Korporasi harus mengantisipasi kenaikan permintaan, dan perbaikan kinerja ekonomi mitra dagang terjaganya ekspor tambang,” kata Bambang.
Sementara sektor penawaran, sambung Bambang pertanian diproyeksikan mengalami menurun karena masa panen sudah berlalu dan terbatasnya produksi pertanian. Sedangkan perdagangan diproyeksikan meningkat lantaran peningkatan aktivitas pasca adaptasi kebiasaan baru.
“Juga industri pengelolaan diprediksi akan tumbuh karena peningkatan permintaan kembalinya beroperasi pusat perbelanjaan, restoran dan hotel, dan sektor konstruksi diproyeksikan membaik, seiring confidence bisnis yang membaik, permintaan masyarakat berangsur pulih serta upaya realisasi pemerintah,” ungkap Bambang.(nug)

Exit mobile version