SEMENTARA ITU, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, kalan tersebut akan mendorong perekonomian.
“Ini mendorong perekonomian, bagaimana menghadirkan ikon, daya tarik pariwisata dan investasi dan ini yang dikuatkan hadir kota yang baik dan nyaman,” ujarnya.
Pengerjaan akan dilanjutkan kembali pembangunannya, dan untuk tahap dua direncanakan alokasi anggaran Rp250 miliar untuk bisa menuntaskan jalan hingga akhir tahun depan.
Bahkan kata Rudy, pembangunan pedesterian tersebut merupakan momentum membangun Makassar berdasarkan perencanaan sebagai kota metro yang menjadi harapan masyarakat.
Pemkot akan menghadirkan pedestrian yang ikonik dan jalur sepeda selebar 6,6 meter, jalur hijau 2 meter, jalur lambat 4,8 meter, serta dilengkapi dengan amfiteater yang akan menjadikan Kawasan ini sebagai daya tarik baru di Kota Makassar.
“Bukan sekedar untuk menghabiskan anggaran APBD yang berkisar empat triliun dalam setahun. Yang kita bangun hari ini Insya Allah akan memberi multiplier effect terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, menguatkan Makassar sebagai kawasan pariwisata dan daya tarik investasi,”ujarnya.
Tahun ini, Pemkot Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp
127 miliar untuk merampungkan pedesterian sepanjang 1,4 km.
Sementara tahun depan, disiapkan alokasi anggaran sebesar Rp250 miliar.
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo yang juga hadir memberikan sambutan mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah Kota Makassar yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat. Apalagi Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga rencananya akan bersalin muka sebagai ikon baru Kota Makassar.
“Kami berharap, Nindya Karya selaku pelaksana proyek pembangunan ini bekerja secara profesional, tepat waktu dan mampu menjawab keraguan publik menyusulnya sedikitnya waktu yang tersisa” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Nindya Karya (Persero), Ir. Haedar A Karim menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan proyek tersebut sesuai waktu yang direncanakan.
“Ini adalah proyek kebanggaan bagi kami untuk Kota Makassar. Tentu saja jabatan kami pertaruhkan demi hadirnya ikon baru di Kota ini, sekaligus menjadi legacy kita bersama di kemudian hari. Saya akan memonitor secara terus menerus, melihat progress dilapangan sehingga apa yang kita kerjakan ini menjadi kebanggan baru seluruh warga Kota Makassar,” jelasnya. (rhm-nug)
Pemkot Siapkan Rp250 M
