MALILI, BKM — Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Pangkilang dan KMP Opudi telah diresmikan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah beberapa waktu lalu. Kemenhub RI RI kembali menggelar syukuran atas peluncuran KMP Opudi di Desa Sorowako Dusun Tapondau Kecamatan Nuha, Senin (26/10).
Peluncuran KMP Opudi dilakukan Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Dr. Cris Kuntadi didampingi Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XIX Sulselbar, Ady Pracoyo, dan Kajari Luwu Timur, Muhammad Zubair.
Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas mengatakan, beberapa hari lalu ada kapal penyebrangan tradisional masyarakat tenggelam. Peresmian KMP Opudi menunjukkan adanya moda transportasi yang lebih modern dan bisa memberikan jaminan keamanan dalam penyebrangan.
“Hari ini kita memulai peradaban baru yang lebih modern. KMP Opudi akan memberikan kenyamanan dalam penyebrangan danau dan jaminan keselamatan yang lebih memadai,” jelasnya.
Dia juga berharap agar KMP Opudi dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan tentu harus pula dijaga sarana dan fasilitasnya.
“Jangan sampai dicorat-coret. Mari kita jaga dan manfaatkan dengan baik sarana transportasi penyebrangan yang lebih modern ini,” tambahnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Dr. Cris Kuntadi mengatakan, kapal tradisional yang dikelola masyarakat silakan beroperasi. Tapi diharapkan agar kapal tradisional bisa mengikuti standar keselamatan yang ada di KMP Opudi sehingga dapat menular ke kapal-kapal lainnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Citra Bahari Shipyard selaku kontraktor pelaksana pembangunan dua KMP yakni KMP Pangkilang dan KMP Opudi yang akan beroperasi di Danau Towuti dan Danau Matano. Rencananya, kedua KMP ini akan dioperasionalkan oleh PT ASDP.
“Kedepan, jika telah beroperasi, saya harapkan tetap menerapkan Prokes seperti menjaga jarak. Kapasitas penumpang KMP 120 orang tapi jika virus corona atau Covid-19 masih tinggi, perlu diberlakukan pula jaga jarak diatas kapal tersebut,” jelasnya. (rls)
Jayadi Minta Fasilitas Kapal Dijaga
