Site icon Berita Kota Makassar

Penyusunan RDTR Sungguminasa-Cambayya Masuk Konsultasi Publik Kedua

GOWA, BKM — Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya kini sudah memasuki tahap kedua konsultasi publik.
Penyusunan RDTR kawasan perkotaan ini untuk meningkatkan kualitas tata ruang melalui upaya perwujudan penataan ruang berbasis mitigasi bencana/pengurangan risiko bencana (PRB) dengan memperhatikan potensi kawasan.

Kasubdit Penataan Kawasan Baru Kementerian ATR/BPN, Mirwansyah Prawiranegara, Senin siang (26/10), di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, mengatakan, pada rapat kedua ini akan membahas mengenai pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB) skala rinci, pengaturan zonasi dan konsep penataan KRB, RDTR berbasis mitigasi bencana, Ranperda, KLHS, naskah akademik, dan album peta. Hendak Mencuri, Tertangkap Basah Pemilik Rumah

”Tujuan penataan ruang kawasan ini untuk mewujudkan kawasan perkotaan Sungguminasa-Cambayya sebagai pusat kota skala regional dan kebudayaan skala nasional yang inklusif, layak huni, tangguh bencana dan berkelanjutan,” jelas Mirwansyah.

Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Eko Budi Kurniawan, mengatakan, pihaknya akan membantu Pemkab Gowa dalam menyusun RDTR ini. Termasuk analisis masalah kebencanaan, peraturan zonasi hingga Ranperda.
”Kami di ATR BPN memiliki dua fungsi yaitu membantu menyusun RDTR seperti fungsi pembinaan sebagai pembina tata ruang daerah dan menfasilitasi agar perencanaan detail tata ruang sesuai peraturan perundang-undangan yang ada,” tambahnya.

Menanggapi hal ini Pj Sekkab Gowa, Kamsinah, membeberkan, untuk kawasan RDTR di Kabupaten Gowa ini akan melibatkan 22 desa/kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Somba Opu, Pallangga, dan Bontomarannu dengan total luas 3578,74 hektare (Ha).

Sehingga pada kesempatan itu dirinya meminta seluruh kepala desa/lurah hingga camat untuk serius mengikuti rapat tersebut dan menyiapkan apa yang dibutuhkan untuk RDTR ini.
”Semua wilayah yang masuk pada perencanaan seperti Somba Opu yang di dalamnya melibatkan 13 kelurahan, Pallangga tujuh desa/kelurahan, dan Bontomarannu dua kelurahan. Ini harus menjadi perhatian agar kota Sungguminasa bisa lebih rapih, indah dan tertata dengan baik. Karena yang akan menikmati itu kita sendiri,” kata Kamsinah.
Pertemuan ini turut diikuti Ketua DPRD Gowa, Rafiuddin Raping dan beberapa SKPD, yakni Kadis PUPR, Mundoap, Kadis Perkimtan, Abdullah Sirajuddin, Kadis PM-PTSP, Indra Setiawan Abbas, Kadis Perdagangan Perindustrian, Andi Sura Suaib, Kadis PMD, Muh Asrul, Kadis Pariwisata, Andi Tenriwati Tahri, Kepala BPBD, Ikhsan Parawansyah, Kadis Lingkungan Hidup, Azhari, Kadis Perhubungan, Firdaus, Camat Somba Opu, Agussalim, dan Camat Pallangga, Taufik Akib. (sar)

Exit mobile version