MAROS, BKM–Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros masih terus melakukan sosialisasi dan konsolidasi untuk meraih simpati masyarakat.
Waktu masih tersisa sebulan lebih untuk meraih kemenangan, namun sudah ada gambaran sementara pasangan mana yang mendapat potret dukungan warga yang lebih tinggi.
Merujuk hasil survei lembaga Script Survei Indonesia (SSI) menempatkan pasangan nomor urut dua Chaidir Syam – Suhartina Bohari unggul dari pasangan Harmil Mattotorang – Ilham Nadjamuddin serta pasangan HA Tajerimin – Hafid Pasha.
Pasangan Chaidir – Suhartina unggul dengan 42,11 %, sementara pasangan nomor urut tiga Harmil – Ilham memperoleh 22,05 %. Adapun pasangan nomor urut satu, Tajerimin – Hafid mendapat 9,41 persen, sedangkan responden yang belum menjawab atau tidak tahu masih sebesar 26,34 %.
“Ini quick survei kita lakukan untuk mengukur elektabilitas pasangan calon pasca debat yang digelar oleh KPU Maros. Hasilnya memang paslon nomor dua masih jauh melampaui paslon lain,”ujar Direktur Eksekutif SSI, Yuhardin, Senin (2/11).
Menurutnya, survei cepat ini, dilaksanakan sehari setelah debat publik digelar yakni 29 sampai 30 oktober dengan melibatkan 400 responden menggunakan metode pengambilan secara acak atau multi stage random sampling.
Sementara untuk tingkat kesalahan atau margin of error 5 % dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
“Sehari setelah debat kami laksanakan survenya dengan menghubungi 400 orang secara acak dan mewawancarainya melalui telepon,”ujarnya.
Untuk pilbup Pangkep, pasangan Andi Nirawati – Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) mendapat pujian dari pengamat komunikasi politik UIN Makassar Ibnu Hadjar Yusuf.
Ibnu menilai, cuma pasangan Anir-Lutfi yang menyapa dan berkomunikasi santun kepada seluruh audiens saat debat perdana. “Saya ketika melihat dan mendengarkan closing statement ini merasa dihargai dan dimuliakan. Itu pasti mengena dan sampai kepada masyarakat Pangkep khususnya. Etika menghargai semua audiens, warga Pangkep dan para kandidat dengan baik,” kata Ibnu Hadjar.
Menurutnya, apa yang diperlihatkan Anir merupakan etika komunikasi politik yang perlu dibangun semua calon. Dan Anir menurutnya, merupakan sosok yang bisa menghargai dan memuliakan orang lain.
Secara keseluruhan, kata dia, Anir-Lutfi berhasil menunjukkan karakter kepemimpinan dalam debat kandidat pertama Pilkada Pangkep. “Para paslon pada dasarnya, semua memiliki kesamaan dalam visi-misi. Tapi saya melihat secara keseluruhan, dari cara pembawaan, karakter, body language panggungnya menguasai sekali. Begitu juga materi yang disampaikan tidak ada kekakuan dalam penyampaian. Sebaliknya dari kandidat lain saya lihat cenderung monoton, kaku bahkan ada yang terburu-buru seperti lagi dikejar-kejar sesuatu,” urai Ibnu.
Menurutnya, penonton lebih tertarik kepada Anir karena penyampaian materi debatnya yang argumentatif. Gagasannya lugas, pesannya sampai sehingga yang menonton jadi lebih nyaman menyaksikan.
“Bahkan Anir paham hingga detil mengenai Pangkep. Dari visi-misi, luas wilayah Pangkep, jumlah pulau, lurah, kecamatan, pemetaan sosialnya juga matang. Artinya dia betul-betul melakukan observasi, penelusuran dari kota ke pulau sehingga dengan itu dia tahu visi-misi kesejahteraan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, merata dan berkeadilan itu yang sampai ke para penonton dan terjawab,”pujinya.
KPU Pangkep telah melaksanakan debat perdana. Dalam closing statement-nya, Anir menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pangkep dan berkomitmen membawa empat perubahan besar menuju Pangkep sejahtera. (ari/rif/c)
Chaidir – Suhartina Unggul Jauh di Survei SSI
